Seorang Nelayan Diterkam dan Diseret Buaya Saat Menangkap Ikan

Seorang nelayan warga Desa Jada Bahrain, Kecamatan Merawang Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dinyatakan hilang setelah diseret buaya saat m

Seorang Nelayan Diterkam dan Diseret Buaya Saat Menangkap Ikan
Mirror
Ilustrasi Buaya 

POS KUPANG.COM, PANGKALPINANG -- Seorang nelayan warga Desa Jada Bahrain, Kecamatan Merawang Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dinyatakan hilang setelah diseret buaya saat memeriksa jaring ikan.

Upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan hingga malam hari belum membuahkan hasil.

“Peristiwa naas terjadi saat korban bersama anaknya sedang berusaha menarik jaring ikan dari atas perahu di Muara Sungai Merawang. Tiba-tiba seekor buaya muncul dan membalikkan perahu,” ujar seorang warga, Taufik seusai upaya pencarian, Rabu (16/11/2016) malam.

Korban sempat diterkam buaya dan kemudian diseret ke tengah muara sungai.

Beruntung anak korban selamat yang kemudian melaporkan kejadian pada warga setempat.

Karena cuaca buruk, upaya pencarian akhirnya dihentikan sementara.

Tim gabungan yang terdiri dari Pol Air, Basarnas, Tagana dan warga sekitar akan melanjutkan pencarian pada keesokan harinya.

Muara Sungai Merawang selama ini dikenal kaya akan ikan, udang dan kepiting.

Kawasan muara ini sejak lama juga dikenal sebagai habitatnya buaya air payau.

Peristiwa penyerangan terhadap manusia baru kali pertama terjadi sejak awal tahun 2016 ini. (Kontributor Pangkalpinang, Heru Dahnur/Kompas.com)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved