PPP Kubu Djan Faridz Evaluasi Dukungan terhadap Ahok-Djarot

Dimyati menuturkan, sejumlah alim ulama dan konstituen PPP juga mengusulkan agar dukungan terhadap pasangan Ahok-Djarot dikaji dan dievaluasi.

PPP Kubu Djan Faridz Evaluasi Dukungan terhadap Ahok-Djarot
Dimas Jarot Bayu
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz, Dimyati Natakusumah di depan Kantor DPP PPP, 



POS KUPANG.COM, JAKARTA --Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz, Dimyati Natakusumah mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi dukungan terhadap pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada DKI Jakarta.

Keputusan terkait evaluasi dukungan tersebut akan diambil pada waktu dekat. "Iya, (dukungan) akan kami evaluasi dan kaji lagi. Dalam pekan ini kami akan rapatkan," tutur Dimyati melalui pesan singkat, Senin (14/11/2016).

Beberapa alasan melatarbelakangi evaluasi sikap PPP kubu Djan tersebut. Salah satunya karena isu dugaan penistaan agama yang berujung pada demonstrasi besar-besaran 4 November lalu.

Dimyati menuturkan, sejumlah alim ulama dan konstituen PPP juga mengusulkan agar dukungan terhadap pasangan Ahok-Djarot dikaji dan dievaluasi.

"Kami juga mau melihat arah pemerintah, terutama presiden," ujarnya.

Namun, ia belum dapat memastikan apakah dukungan PPP Djan nantinya akan beralih kepada pasangan Agus Harimurti Yudhoyo-Sylviana Murni yang didukung PPP Romahurmuziy.

"Masih perlu dirapatkan dulu apakah kami sejalan dengan PPP Romi yang dukung nomor 1," kata Anggota Komisi I DPR itu.

PPP versi Muktamar Jakarta yang dipimpin Djan Faridz resmi mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Ahok-Djarot pada Senin (17/10/2016) lalu.

Langkah ini berbeda dengan PPP kubu Romahurmuziy yang mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Nama Dimyati Natakusumah juga masuk ke dalam daftar tim juru bicara tim pemenangan pasangan Ahok-Djarot pada pertengahan Oktober lalu.

Ketua tim pemenangan Ahok-Djarot pada Pilkada DKI Jakarta 2017, Prasetio Edi Marsudi, mengatakan bahwa nama Dimyati belum tercantum dalam susunan anggota tim pemenangan yang telah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. *

Editor: Hyeron Modo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved