Bangun Tidur, Ponsel dan Dompet Karyawan Instalasi Jaringan Telkomsel Atambua ini Raib Dimaling

Naas menimpa Asep dan empat temannya. Kelima karyawan PT. KMS yang bekerja sebagai instalasi Telkomsel Atambua ini menderita kerugian sekitar Rp 8 jut

Bangun Tidur, Ponsel dan Dompet Karyawan Instalasi Jaringan Telkomsel Atambua ini Raib Dimaling
POS KUPANG/EDY BAU
Asep, karyawan PT. KMS yang bekerja sebagai instalasi Telkomsel Atambua sedang memberikan keterangan kehilangan di Mapolres Belu, Senin (14/11/2016). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Naas menimpa Asep dan empat temannya. Kelima karyawan PT. KMS yang bekerja sebagai instalasi Telkomsel Atambua ini menderita kerugian sekitar Rp 8 juta rupiah setelah ponsel serta dompet dan uang mereka raib dimaling orang, Minggu (13/11/2016).

Kasus kehilangan ini sudah dilaporkan ke Polres Belu dan hari ini, Senin (14/11/2016), Asep dan empat temannya memberikan keterangannya di ruang sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polres Belu.

Kepada Pos Kupang, Asep yang merupakan warga Bandung ini menjelaskan, dia dan rekannya tinggal bersama di kos-kosan wilayah Tulamalae Atambua. Adapun mereka yang mengalami kehilangan antara lain, Dikri, Irawan, Dadang, Ahmad Wildani dan Asep.

Pada malam itu, kata Asep mereka tidak seperti biasa. Sampai minggu pagi sekitar pukul 03.00 wita, barang-barang itu masih ada.

"Ketahuan pagi sekitar 06.30 wita saat bangun tidur.
Sampai pukul 03.00 wita masih ada karena masih ada teman-teman yang bangun. Jadi hilangnya antara sekitar pukul 04.00 sampai pukul 05.00 wita," katanya.

Dia mengaku heran karena selama lima tahun tinggal di wilayah itu, tidak pernah ada barang yang hilang.

" Kita curigai seseorang tapi kami percayakan kepada polisi untuk usut. Selama lima tahun tinggal baru kali ini kehilangan.. Kami berharap pelaku ditangkap serta barang-barang dikembalikan. ATM, KTP dan surat2 berharga lainnya. ID Card NPWP bisa dikembalikan," ujarnya.

Petugas kepolisian di ruang SPKT Polres Belu, Abel kepada Pos Kupang mengatakan, laporan kehilangan itu sudah diterima dan akan ditangani. Diapun berharap polisi bisa menemukan pelaku dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.(*)

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved