Balai Peternakan, Pertanian dan TNI Gelar Rakor Sukseskan Musim Tanam

Langkah ini dilakukan dengan penambahan luas wilayah tanam di setiap daerah guna meningkatkan produktivitas di bidang pertanian, khusus tanaman padi

Balai Peternakan, Pertanian dan TNI Gelar Rakor Sukseskan Musim Tanam
dion kota
SAMBUTAN -Kadis Pertanian Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak memberikan sambutan pada rakor upsus. 

POS KUPANG.COM, KUPANG - Targetkan 5 Ribu Ha Lahan Padi dan 17 Ribu Ha Jagung BETUN, PK -Salah satu upaya pemerintah pusat mewujudkan kemandirian pangan nasional adalah dengan melakukan upaya khusus (Upsus).

Langkah ini dilakukan dengan penambahan luas wilayah tanam di setiap daerah guna meningkatkan produktivitas di bidang pertanian, khusus tanaman padi dan jagung.

Menyambut musim tanam pertama (MT I), Balkai Besar pelatihan Peternakan Kupang, Dinas Pertanian Kabupaten Malaka dan Koramil Betun mengadakan rapat koordinasi di Aula Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Malaka, Kamis (10/11/2016).

Dalam rakor tersebut disepakti, target luas tanam untuk MT I untuk padi seluas 5 ribu hektar dan untuk jagung 17 ribu hektar untuk wilayah Malaka.

Kepala Seksi Pelatihan Non Aparatur Balai Besar Pelatihan Perternakan Kupang, Petrus Nenu mengatakan, dalam rakor telah disepakati target luas tanam dalam MT I. Target ini diberikan mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga ke kabupaten. Untuk mencapai target itu, dibutuhkan koordinasi yang baik antara dinas pertanian Kabupaten Malaka, Koramil Betun dan Balai Besar Pelatihan Pertenakkan Kupang.

"Kita berharap dengan bekerja sama kita bisa mencapai target yang telah kita sepakati. Bila perlu kita lewati target kita, karena masih ada potensi lahan yang bisa kita manfaatkan untuk musim MT I ini," kata Petrus.

Disinggung peran balai dalam menyukseskan Upsus, Petrus menegaskan, Balai bertugas meningkatkan kapasitas para PPL dan mantri tani, baik dari segi pengetahuan maupun skill dalam menggunakan peralatan pertanian.

"Kita biasa memberikan pelatihan terkait inovasi dalam bidang pertanian kepada PPL dan para mantri. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam bidang pertanian," jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak mendukung pelaksanaan Upsus di Kabupaten Malaka. Pasalnya semangat program Upsus sejalan dengan program revolusi pertanian Malaka. Dirinya berharap bisa dibangun koordinasi yang baik sehingga tidak ada program yang tumpang tindih di satu kawasan.

"Koordinasi sangat penting agar terjadi pemerataan program pertanian di seluruh Kabupaten Malaka. Jangan sampai 1 lahan dapat 2 bantuan program dan tempat lain tidak dapat," tutur Nahak.

Danramil Betun, Mayor (Kav) Yatman menjelaskan, posisi TNI dalam Upsus adalah sebagai pendamping PPL dan mantri tani di lapangan. Dengan Upsi diharapkan bisa mewujudkan kemandirian pangan nasional.
"TNI telah melakukan MoU dengan Kementerian Pertanian RI dalam Upsus ini. Seluruh anggota TNI wajib mengikuti upsus ini. Kita akan mengawal distribusi pupuk, benih dan obat-obatan, agar bisa sampai ke kelompok tani," jelasnya. (din)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved