Lomba Paduan Suara Klasis Kota Kupang

Asisten I Sekda NTT, Johanna Lisapaly, ketika membuka lomba di Gereja Syalom Airnona, Kamis (10/11/2016), mengapresiasi positif terhadap semangat kaum

Lomba Paduan Suara Klasis Kota Kupang
POS KUPANG/FREDY HAYONG
PEREMPUAN - Asisten I Setda NTT, Johanna Lisapaly, bergambar bersama panitia dan peserta lomba paduan suara Perempuan GMIT di Gereja Syalom Airnona, Kamis (10/11/2016). 

POS KUPANG.COM, KUPANG -Sebanyak 23 kelompok di Klasis Kota Kupang berpartisipasi dalam lomba paduan suara Perempuan GMIT yang diselenggarakan di Gereja Syalom Airnona, Kelurahan Bakunase, Kupang. Lomba paduan suara perempuan yang baru pertama kali ini diharapkan menjadi ajang memupuk persatuan diantara kaum perempuan dan menjadi wadah kaderisasi Perempuan GMIT dalam memuliakan nama Tuhan.

Asisten I Sekda NTT, Johanna Lisapaly, ketika membuka lomba di Gereja Syalom Airnona, Kamis (10/11/2016), mengapresiasi positif terhadap semangat kaum perempuan yang menggelar acara ini. Dirinya menyakini bahwa tidak saja peserta lombanya perempuan tetapi panitianyapun pasti perempuan. Kaum perempuan GMIT, kata Johanna, sudah menjadi pahlawan emansipasi yang harus diwariskan kepada generasi Perempuan GMIT masa depan.

"Pemerintah mendukung agenda seni berupa perlombaan paduan suara perempuan ini. Ini pesta paduan suara dan kita gelar dalam suasana kegembiraan. Bukan siapa yang kelak jadi juara, tetapi ajang ini memupuk kebersamaan dan semangat kekeluargaan diantara kaum perempuan GMIT. Jadilah perempuan GMIT baru, dengan semangat baru dalam memuji kemuliaan Tuhan," pesan Johanna.

Ketua Panitia, Nurini Tanaem mengatakan, lomba ini dilaksanakan 10-11 November 2016 yang diikuti 23 kelompok paduan suara. Tujuan dari perlombaan ini adalah untuk memupuk semangat persatuan dan mengembangkan talenta yang ada pada diri kaum perempuan GMIT. Kaum perempuan harus terus dimotivasi untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya dalam memuliakan nama Tuhan.

"Kita sudah agendakan kegiatan seperti ini dua tahun sekali dan merebut piala bergilir. Memang harapan kita semua klasis ikut berpartisipasi tetapi sampai saat ini baru 23 kelompok paduan suara yang sudah mendaftarkan diri. Saya tentu berharap partisipasi para warga untuk bisa menyaksikan ajang paduan suara ini dengan memberikan dukungan sepenuhnya. Saya percaya, dengan terus digelar kegiatan ini, kaum perempuan GMIT akan semakin percaya diri dalam setiap ajang apapun," ujarnya. (yon)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved