Bupati Sumba Barat 'Rombak Kabinetnya' Tak Ada Balas Budi dan Dendam Politik

Baginya, mutasi bukan balas budi karena pendukung dan sebaliknya bukan juga balas dendam karena berseberangan selama masa pilkada, tapi sepenuhnya

Bupati Sumba Barat 'Rombak Kabinetnya' Tak Ada Balas Budi dan Dendam Politik
istimewa
BERSAMA PENERIMA KALPATARU - Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole (tengah) didampingi Ketua DPRD, Gregorius Pandango bersama para penerima kalpataru. 

POS KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Bupati Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole mengatakan, Desember 2016 mendatang, dirinya akan merombak 'kabinet' kerja yang disesuaikan dengan ketentuan perundangan yang berlaku.

Saat ini, katanya, Baperjakat sedang melakukan pengkajian. Diharapkan, dalam waktu dekat kajian itu rampung.
Bupati Niga menyampaikan hal itu ketika ditemui Pos Kupang di kantor bupati Sumba Barat, Rabu (8/11/2016).

Menurutnya, mutasi adalah hal biasa dalam tata kelolah pemerintahan. Mutasi harus dilakukan menyesuaikan ketentuan perundangan yang berlaku, juga sebagai bagian dari penyegaran pelaksanaan tugas baru bagi aparat pemerintahan daerah. Mutasi dilakukan pada Desember 2016, agar semua biaya gaji,  tunjangan dan lain-lain mulai dibayar Januari 2017 mendatang.

Baginya, mutasi bukan balas budi karena pendukung dan sebaliknya bukan juga balas dendam karena berseberangan selama masa pilkada, tapi sepenuhnya berdasarkan ketentuan perundangan yang berlaku.

Sebagai bupati dirinya harus mengayomi seluruh masyarakat Sumba Barat, termasuk para PNS.

"Pemilukada sudah selesai dan mari bersama-sama membangun Sumba Barat agar ke depan menjadi lebih baik," pinta Niga. (pet)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved