BPJS Kesehatan Cabang Atambua Bantu Rp 10 Juta Penderita Kusta Di RS Naob

Bantuan ini diberikan berupa sejumlah kebutuhan pasien kusta dan diserahkan, Rabu (9/11/2016).

BPJS Kesehatan Cabang Atambua Bantu Rp 10 Juta  Penderita Kusta Di RS Naob
EDI BAU
BANTUAN -Kepala BPJS Kesehatan Cabang Atambua, Endang Triana Simanjuntak menyerahkan bantuan kepada pengelola RS Kusta dan Cacat Umum Naob, Rabu (9/11/2016). 

POS KUPANG.COM, ATAMBUA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Atambua membantu para penderita kusta yang saat ini dirawat di Rumah Sakit (RS) Kusta dan Cacat Umum, Bunda Pembantu Abadi Naob, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)
.
Bantuan ini diberikan berupa sejumlah kebutuhan pasien kusta dan diserahkan, Rabu (9/11/2016).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Atambua, Endang Triana Simanjuntak kepada Pos Kupang di kantornya, Kamis (10/11/2016) mengatakan, bantuan itu sebagai bentuk kepedulian BPJS Kesehatan Cabang Atambua dan diambil dari pos bantuan Organization Social Responsibility (OSR) senilai Rp 10 juta.

Dijelaskannya, Rumah Sakit (RS) Kusta dan Cacat Umum, Bunda Pembantu Abadi Naob, merupakan salah satu provider Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam memberikan pelayanan kesehatan, baik kusta maupun umum.

Dan, ternyata rumah sakit ini melakukan banyak kegiatan sosial yang tentunya membutuhkan bantuan dan perhatian. "Dalam kunjungan ke sana, kami mendapat informasi mereka mengalami banyak kendala dan belum banyak perhatian untuk mereka. Kami merasa penting untuk memberikan bantuan kepada rumah sakit ini," ujarnya.

Dijelaslannya, untuk bisa mendapatkan bantuan, pihak rumah sakit memasukkan proposal kepada BPJS dan ternyata disetujui untuk bantuan kebutuhan pokok, sembako, alat mandi.

"Kita setujui proposal, tapi tidak berupa uang tunai. Kita sepakat beli dalam bentuk barang, sesuai dengan anggaran yang ada," jelasnya.

Bantuan ORS senilai Rp 10 juta itu, lanjut Simanjuntak, telah serahkan kepada pengelola rumah sakit. Tak hanya bantuan ORS itu, para pegawai BPJS juga secara sukarela menggalang sumbangan sebesar Rp 6.750.000, juga bantuan dari masyarakat yang digalang melalui media sosial sebesar Rp 2 juta.

"Penyerahan ini kita lakukan langsung di rumah sakit ini dan dihadiri para pengurus rumah sakit. Tanggapannya luar biasa, mereka berterima kasih karena selain mitra, BPJS juga peduli," ujarnya.

Dijelaskannya, rumah sakit kusta ini masih sangat membutuhkan banyak bantuan. Jika semakin banyak orang peduli akan semakin baik.

"Setiap tahun kita punya dana OSR. Jika ada proposal masuk kita akan lakukan survei dan mengkajinya. Setelah itu baru dibuat persetujuan untuk dibantu," katanya.

Mengenai jenis kegiatan yang bisa dibantu dengan OSR BPJS, Simanjutak mengatakan, itu bisa dalam bentuk pembangunan gereja, posyandu, toilet. Bantuan ORS, sudah diberikan di TTS berupa satu unit bak sampah, di TTU ada bantuan alat lengkap untuk tiga posyandu. Di Kabupaten Belu, lanjutnya, sudah ada bantuan berupa alat kebutuhan untuk pelayanan kesehatan.

"Proposal hanya untuk lembaga atau yayasan, sekolah, gereja, ruang musyawarah desa, juga untuk pemda seperti penanaman pohon. Karena anggarannya ada setiap tahun," katanya.

Ketua Yayasan Sosial Ibu Anfrida sebagai pengelola rumah sakit ini menjelaskan, proposal kepada BPJS Kesehatan Cabang Atambua, ini diajukan dalam rangka meningkatkan kehidupan, memenuhi kebutuhan pasien kusta sehari-hari, juga dalam rangka meningkatkan gizi pasien berjumlah 54 orang. Adapun bantuan yang dibutuhkan adalah berupa bantuan sembako, kebutuhan pembersih dan bahan bakar yang diperlukan setiap bulan. (roy)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved