Fransiska Floridan Ngambut Anak NTT Bisa

Dua kompetisi tingkat nasional, Indonesian Model Award 2015 dan Pemilihan Putri Citra Indonesia ke-32 tahun 2016 sudah dilewati Fransiska Floridan Nga

Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/EGY MOA
Fransiska Floridan Ngambut 

POS KUPANG.COM -- Dua kompetisi tingkat nasional, Indonesian Model Award 2015 dan Pemilihan Putri Citra Indonesia ke-32 tahun 2016 sudah dilewati Fransiska Floridan Ngambut (15).

Bermula dari sekadar coba-coba mengasah mental tampil di hadapan umum, siswi kelas X SMAK Frater (Smater) Maumere, Kabupaten Sikka ini malah meraih hasil gemilang.

Indonesian Model Award 2015 diawali seleksi di Kota Maumere yang diselenggarakan Lama Tapo. Idan, demikian Fransiska akrab disapa, lolos seleksi enam besar peserta yang berhak bersaing di Jakarta.

Mengenakan sarung motif Manggarai, Idan meraih juara pertama the best costum. Sukses pertama di pentas nasional mempertebal rasa percaya dirinya. Ketika berlangsung Pemilihan Putri Citra Indonesia ke-32 tanggal 28-30 Oktober 2016 di Gedung Bali Creative Industri Centre, Denpasar, Idan kembali tampil.

Mengenakan tenun ikat Sikka, Idan membawa pulang dua gelar, juara harapan III Putri Citra Indonesia 2016 dan putri berbakat di malam apresiasi seni. "Juri dan penonton di ajang Putri Citra sangat suka dengan motif tenun sarung Sikka. Banyak dari mereka mengajak saya foto bersama. Saya bangga pakai tenun ikat di ajang ini dan juara. Kata mereka tenun ikat bagus-bagus," ujar Idan di Maumere, Senin (7/11/2016).

Buah hati dari pasangan Petrus Ngambut asal Manggarai Timur dan Ursulina de Flora, asal Bola, Kabupaten Sikka ini yakin keunggulan wawasan mampu menjawab dan menyampaikan argumentasi kepada juri dan penampilan khas tenunan mengantarnya meraih dua prestasi pada dua ajang berbeda.

"Peserta dari provinsi lain cantik-cantik dan punya kulit putih dibandingkan dengan anak NTT yang berkulit hitam manis. Saya punya modal pengetahuan, tampil percaya diri dan membuktikan diri bahwa anak NTT juga bisa," kata Idan.

Ketika berangkat ke Bali, ibunya sempat ragu namun akhirnya mengiyakan. "Dukungan doa orangtua, guru dan sekolah membuat saya percaya diri. Saya bawa nama Kabupaten Sikka. Kalau berhasil tentu nama baik bagi daerah ini," ujar Idan.

Dari dua ajang yang diikutinya, Idan mengaku telah punya bekal mental dan pengetahuan untuk tampil lagi dalam Pemilihan Putri Citra Indonesia 2017 di Boyolali. Setelah tamat SMAK Frater Maumere, Idan bercita-cita menjadi dokter. (ius)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved