Pilkada Kota Kupang
Musyawarah Sengketa Pilkada Nyaris Ricuh
Pantauan Pos Kupang di Wisma Harapan Baik, Senin (7/11/2017) malam, rapat musyawarah dengan agenda putusan dari Panwaslu Kota Kupang nyaris terjadi ke
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG / ENOLD AMARAYA
Pendukung calon walikota paket Sahabat (Jonas Salean - Niko Frans) mempertanyakan keputusan Panwaslu Kota Kupang yang mengembalikan keputusan sepenuhnya kepada KPU usai sidang penyelesaian sengketa pilkada Kota Kupang 2016 di Aula Wisma Harapan Baru, Kupang, Senin (7/11/2016) malam.
Laporan Wartawan Pos Kupang, Oby Lewanmeru
POS KUPANG.COM,KUPANG -- Rapat keputusan musyawarah sengketa pilkada di Kota Kupang,berakhir nyaris ricuh.
Pantauan Pos Kupang di Wisma Harapan Baik, Senin (7/11/2017) malam, rapat musyawarah dengan agenda putusan dari Panwaslu Kota Kupang nyaris terjadi kericuhan .
Sesaat setelah Ketua Panwaslu Kota Kupang,Germanus Atawuwur membacakan putusan, sejumlah orang masuk ke ruang rapat dan menanyakan hasil persidangan.
Ada sejumlah orang yang ingin mencari anggota Panwaslu tapi berhasil diloloskan aparat keamanan dan membawa tiga anggota Panwaslu di paket ini.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ricuh-sidang-panwaslu_20161108_215243.jpg)