300 Calon Kepala Desa Ikuti Ujian Tertulis, Sekda Jamin Soal Seleksi Calon Kepala Desa Tak Bocor

Sekda Kabupaten Malaka sekaligus ketua panitia Pilkades tingkat kabupaten, Donatus Bere menjamin soal ujian tertulis seleksi calon kepala desa tidak a

300 Calon Kepala Desa Ikuti Ujian Tertulis, Sekda Jamin Soal Seleksi Calon Kepala Desa Tak Bocor
Felix Juan Seli Tupen
Donatur Bere 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Dion Kota

POS KUPANG.COM, BETUN -- Sekda Kabupaten Malaka sekaligus ketua panitia Pilkades tingkat kabupaten, Donatus Bere menjamin soal ujian tertulis seleksi calon kepala desa tidak ada yang bocor. Dirinya langsung turun tangan menentukan 11 soal essay dalam ujian tertulis tersebut.

" Ada 4 orang yang susun soalnya. Setelah mereka susun saya lihat, ada beberapa yang coret hingga tersisa 11 soal tersebut. Soal tersebut digandangkan di rumah saya dan saya sendiri yang hekter. Usai dihekter langsung saya segel dan simpan di rumah. Sedangkan soal yang tersimpan dalam bentuk soft copy maupun yang ditulis dikertas langsung dimusnahkan," tegas Donatus.

Dirinya menegaskan pemberlakuan tes tertulis dan wawancara bertujuan untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkompeten dalam memimpin desa. Pasalnya saat ini anggaran yang digelontorkan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah tak kurang dari 1 Miliar per desa. Oleh sebab itu dibutuhkan pemimpin desa yang mengusai bidang pemerintahan, pengelolah keuangan dan pemberdayaan agar mampu mengelolah anggaran yang ada untuk kemakmuran masyarakat di desa.

" Nanti hasilnya akan kita tempel berserta nilainya. Yang dapat Nol juga kita tempel," tegasnya.

Terpisah calon kepala desa wehali, Yahanes Roby mengatakan, materi tes tertulis tidak terlalu sukar. Dirinya yang merupakan calon petahanan optimis bisa memperoleh nilai di atas 60. Dirinya mengaku sebelum mengikuti tes, dirinya mempersiapkan diri dengan belajar seputar pengelolaan keuangan dan pemerintahan desa.

" Bagi saya yang mantan kepala desa soalnya tidak terlalu sulit karena seputar pemerintahan desa. Waktu yang diberikan juga saya rasa cukup," ungkap Yohanes.

Hal senada juga diungkapkan calon kepala desa lakekung barat, Martinus Luan. Dirinya mengaku materinya seputar pemerintahan desa dan pemberdayaan. Dirinya yang merupakan calon petahanan mengaku optimis bisa memperoleh nilai yang baik untuk ujian tertulis.

" Tadi 11 nomor saya isi semua. Saya ini mantan kepala desa jadi masih mengerti sedikit-sedikit seputar pemerintahan desa, pengelolahan keuangan dan pemberdayaan," jelasnya.

Usai mengikuti tes tertulis, para calon kepala desa selanjutnya akan mengikuti wawancara. Dijadwalkan wawancara akan berlangsung pada Senin (7/11/2016) mendatang. Materi dalam wawancara tidak jauh berbeda dengan materi ujian tertulis.*

Penulis: Dion Kota
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved