Berita Flores Lembata Alor

Program Bokda dan Bosdik Disinyalir tak Berlanjut Tahun 2017

Program bantuan operasional pendidikan daerah (Bosdik) dan bantuan operasional kesehatan daerah (Bokda) di Kabupaten Ngada

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Bupati Ngada, Marianus Sae dan Wakil Bupati, Paulus Soliwoa naik mobil Pick Up untuk diarak ke Bajawa dari Bandara Soa, Senin (22/2/2016). 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, BAJAWA -- Program bantuan operasional pendidikan daerah (Bosdik) dan bantuan operasional kesehatan daerah (Bokda) di Kabupaten Ngada disinyalir tidak berlanjut pada tahun anggaran 2017. Pemerintah tetap mengalokasikan angggaran di bidang pendidikan namun untuk program lainnya.

Hal itu dikatakan Bupati Ngada, Marianus Sae saat rapat koordinasi dengan para pimpinan SKPD dan para camat di Aula Setda Ngada, Selasa (1/10/201). Hadir saat itu Wakil Bupati Ngada, Paulus Soliwoa.

Menurut Marianus, program bokda dan bosdik ditiadakan tahun anggaran 2017. Ada pertimbangan pemerintah sehingga program bokda dan bosdik ditiadakan.

Wakil Bupati, Paulus Soliwoa yang dikonfirmasi Pos Kupang usai rapat mengatakan, pemerintah masih membahas terkait rencana tersebut. Secara jelas akan termuat dalam KUA-PPAS tahun 2017. (*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved