20 Orang Terluka, Saat American Airlines Terbakar Jelang Lepas Landas

Sebuah pesawat American Airlines terbakar sesaat menjelang lepas landas di Bandara Internasional O'Hare, Chicago, AS

Twitter/Daily Mirror
Pesawat American Airlines terbakar di Bandara Chicago, AS, Kamis (29/10/2016) pagi WIB. 

Kepala Dinas Kebakaran Bandara, Timothy Sampey, mengatakan, pesawat berhenti sebelum lepas landas akibat kebakaran itu. Pesawat memiliki sekitar 43.000 pon bahan bakar.

Dia mengatakan, insiden ini benar-benar bisa sangat menghancurkan jika kemudian terjadi setelah mengudara.

Kepala Distrik Juan Hernandez mengatakan, 20 orang dibawa ke rumah sakit karena luka ringan saat terjadi evakuasi lewat pintu darurat.

Ada yang memar dan cedera di pergelangan kaki. Namun, tak seorang pun yang menderita luka bakar.

Juru bicara American Airlines, Leslie Scott mengatakan, pesawat itu membawa 170 orang, yakni 161 dengan sembilan kru, serta seekor anjing di dalam Pesawat 383 itu.

Salah satu penumpang, Hector Cardenas, mengatakan kepada Huffington Post bahwa pesawat yang mereka tumpangi sedang bersiap untuk lepas landas ketika tibat-tiba terdengar ledakan kuat. "Dalam tempo 10 atau 15 detik, mungkin kami sudah mengudara," katanya.

Seorang saksi mata, yang mengaku bernama Dave, mengatakan kepada ABC news bahwa ia melihat kejadian itu dari sebuah kendaraan di landasan pacu.

"Saya mendengar ledakan keras itu. Mesin nomor dua di sisi petugas pertama seluruhnya terbakar, mengeluarkan asap pekat ke udara," katanya. "Mesin berubah menjadi bola api raksasa," katanya.

Menurut FAA, kebakaran itu disebabkan oleh salah satu dari salah satu ban yang meledak saat pesawat sedang melakukan taksi atau bergerak di landasan pacu.

Namun, seorang juru bicara American Airlines menyebutkan bahwa kebakaran itu berkorelasi dengan masalah teknis mesin.

Badan Keselamatan Transportasi Nasional sedang mempertimbangkan apakah perlu melakukan penyelidikan resmi atas insiden di landasan pacu tersebut.(Kompas.Com)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved