141 Orang Masih Tertinggal di Kapal Lambelu yang Kandas di Tanjung Pasir Tarakan

kita evakuasi 191 yang masih diatas kapal masih ada 141 penumpang," ujar Nahkoda KM Manta Rimansyah

141 Orang Masih Tertinggal di Kapal Lambelu yang Kandas di Tanjung Pasir Tarakan
Kontributor Nunukan, Sukoco
Penumpang KM Lambelu yang kandas di Perairan Tanjung Pasir tujuan Nunukan dievakuasi dengan menggunakan KM Manta. KM Manta yang membawa 191 penumpang sandar di dermag Sei Jepun Senin Pagi pukul 05:30 wita. 

POS KUPANG.COM, NUNUKAN -- Ratusan penumpang KM Lambelu yang kandas di perairan Tanjung Pasir Kota Tarakan sejak Sabtu malam lalu mulai dievakuasi.

Sebanyak 191 penumpang KM Lambelu tujuan Nunukan Senin pagi pukul 05:30 Wita tiba di Dermaga Sungai Jepun dengan menumpang KM Manta.

"Yang kita evakuasi 191 yang masih diatas kapal masih ada 141 penumpang," ujar Nahkoda KM Manta Rimansyah Senin (24/10/2016).

KM Lambelu akan menuju Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan membawa penumpang sebanyak 649 penumpang. Sebanyak 337 penumpang dilaporkan akan turun di pelabuhan Tunon Taka Nunukan sementara sebanyak 309 penumpang akan turun di pelabuhan Parepare, pelabuhan Makasar, dan pelabuhan Larantuka.

Sementara sebanyak 70 penumpang dilaporkan minta dievakuasi ke Pelabuhan Malundung Tarakan.

Salah satu penumpang penumpang KM Lambelu Abdul Rauf mengaku sebagian besar barang penumpang masih tertinggal di kapal.

"Banyak barang yang tertinggal dikapal. Ada juga keluarga yang terpisah waktu evakuasi," ujarnya.

Manager Operasional Lapangan PT Pelni Kantor Cabang Nunukan M Nurdin mengatakan, PT Pelni sejauh ini telah memberikan konpensasi kebutuhan makan dan kebutuhan layanan kesehatan bagi penumpang KM Lambelu yang berada di atas kapal selama kandas.

Rencananya hari ini sisa penumpang tujuan Nunukan yang masih tertinggal di KM Lambelu sebanyak 141 yang masih kandas di perairan Tanjung Pasir akan di evakuasi ke Nunukan dengan menggunakan speedboad.

"Untuk kebutuhan makan dan kesehatan ditanggung Pelni, tapi untuk detaiknya itu wilayah Pelni Tarakan," ujarnya.(Kompas.Com)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved