Marius: NTT Tempat Nyaman Berwisata

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi NTT, Dr. Marius Ardu Jelamu, M.Si menjamin NTT merupakan daerah yang nyaman dan aman b

Editor: Alfred Dama
Marius: NTT Tempat Nyaman Berwisata - marius-ardu-jelamu-dan-pelaku-wisata_20161021_210003.jpg
ISTIMEWA
Para pelaku usaha pariwisata Jatim pose bersama Kadis Parekraf NTT, Dr. Marius Ardu Jelamu, dan narasumber lainnya di Hotel Holiday Inn Express Surabaya, Kamis (20/10/2016) sore.
Marius: NTT Tempat Nyaman Berwisata - pelaku-wisata-kupang-di-surabaya_20161021_210052.jpg
POS KUPANG/DION PUTRA
Peserta temu pengembangan pasar pariwisata NTT saat mengisi daftar hadir di Hotel Holiday Inn Express Surabaya, Kamis (20/10/2016) pagi.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Dion Putra

POS KUPANG.COM, SURABAYA -- Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi NTT, Dr. Marius Ardu Jelamu, M.Si menjamin NTT merupakan daerah yang nyaman dan aman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Masyarakat NTT ramah menerima kehadiran wisatawan di semua destinasi Flobamora.

Hal tersebut disampaikan Marius menanggapi peserta temu pengembangan pasar pariwisata NTT di regional Jawa Timur di Hotel Holiday Inn Express Surabaya, Kamis (20/10/2016).

Acara ini diikuti 50 orang pelaku usaha pariwisata di Jawa Timur (Jatim), anggota ASITA Jatim dan NTT serta anggota PHRI. Selain Marius, narasumber dalam acara itu Ketua Komisi II DPRD NTT, Dr. Anton Bele, M.Si dan Pemimpin Redaksi Pos Kupang, Dion DB Putra. Hadir Ketua DPD ASITA Jatim, Arifudinsyah, S.H, CN, Sekretaris DPD ASITA Jatim, Imam Mahmudi My. Dari DPD ASITA NTT yang berpartisipasi pada acara tersebut, antara lain Meri LRT Lolang dan Rusly Mauboy.

Dalam sesi diskusi setelah Marius memaparkan tentang destinasi wisata di NTT, Lukman Hariadi, peserta asal Jatim bertanya apakah masyarakat NTT ramah terhadap wisatawan. Dia memberi contoh paket perjalanan wisata ke Boti di pedalaman Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

"Masyarakat kami memang sebagian masih lugu. Namun mereka tidak mengganggu para wisatawan domestik atau asing. Silakan bawa paket tour Anda ke NTT kapan saja. Kami jamin aman dan nyaman," kata Marius Jelamu disambut aplaus.

Pada kesempatan ini, Marius Jelamu menjelaskan kebijakan Pemprov NTT dalam pembangunan pariwisata, agenda event tahunan serta berbagai kemudahan bagi para pelaku kepariwisataan. Penjelasannya mendapat respons positif dari para pelaku usaha asal Jatim. Marius juga menyatakan siap mendukung dan memfasilitasi anggota ASITA Jatim yang akan melaksanakan fun trip ke NTT.

Anton Bele yang bicara dari perspektif wakil rakyat menekankan pentingnya prinsip 3 B dalam pengembangan pasar pariwisata. "Prinsip 3 B yang saya maksudkan itu adalah Baik, Benar dan Bagus," kata anggota DPRD dari Fraksi PDIP tersebut.

Baik, kata Anton Bele, artinya mengelola destinasi wisata dengan sebaik-baiknya agar terus memikat wisatawan. Benar artinya menginformasikan yang sejujurnya kepada wisatawan.

"Misalnya, tarif masuk lokasi wisata Rp 1.000 ya jangan ditambahkan lagi karena merugikan wisatawan," ujarnya. Dan, memberi kesan bagus bagi wisatawan merupakan keniscayaan dalam pasar pariwisata.

"Kalau soal kebijakan, kami di Dewan mendukung penuh program pemerintah. Masa depan rakyat NTT ada di bidang pariwisata. Kita dianugerahi alam dan budaya yang sangat kaya," demikian Anton Bele.

Seperti disaksikan Pos Kupang, para pelaku pariwisata Jatim sangat antusias mengikuti acara temu pengembangan pariwisata yang dipandu Meri Lolang dari ASITA NTT. Sebagian dari mereka langsung menjalin kesepakatan untuk memasarkan paket tour ke berbagai destinasi unggulan NTT, seperti Labuan Bajo, Waerebo, Riung, Kelimutu, Samana Santa, Lamalera, Pasola di Sumba, Pantai Nemberala, Taman Bawah Laut Alor, perkampungan Boti dan sebagainya.

Pada penghujung acara panitia dan Dinas Parekraf Provinsi NTT memberikan bingkisan kepada para peserta berupa selendang motif tenun ikat Flobamora serta peci motif tenun ikat.

"Saya sangat senang mengikuti acara ini. Saya jadi ingin ke NTT dalam waktu dekat," kata Irene Tedjosukmono dari Celindo Tour and Travel Surabaya. Hal senada diungkapkan Eva Nurita, Nunik Sutaningtyas dan M Rizal Supriadi. (osi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved