Terjadi 27 Kasus, Bupati Malaka Stef Bria Minum Obat Kaki Gajah

abupaten Malaka merupakan daerah endemis penyakit kaki gajah dengan angka mikro filaria sebesar 6,1 persen. Angka ini lebih besar dari angka nasional

Terjadi 27 Kasus, Bupati Malaka Stef Bria Minum Obat Kaki Gajah
Dion Kotta
KAKI GAJAH--Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Malaka, Daniel Asa foto bersama para dokter dan perawat usai menyaksikan minum obat penyakit kaki gajah secara masal di halaman Kantor Bupati Malaka, di Betun. 

POS KUPANG.COM, BETUN- Dalam pencanangan bulan elminasi penyakit kaki gajah ( Filarisasi) ditandai dengan minum obat penyakit kaki gajah yang dipimpin Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran dan diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Malaka.

Pencanangan yang dilakukan pada Senin (17/10/2016) itu diawali apel siaga di halaman Kantor Bupati Malaka.

Stef mengatakan, pencanangan elminasi penyakit kaki gajah sudah dilakukan pemerintah pusat pada tahun 2015 lalu. Ditargetkan pada tahun 2020 tidak ada lagi penderita penyakit kaki gajah di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Malaka.

Untuk itu tambahnya, mulai tahun 2016 sampai 2020, setiap Bulan Oktober dicanangkan sebagai bulan elminasi penyakit kaki gajah dan seluruh masyarakat Malaka akan mendapatkan obat penyakit kaki gajah secara gratis di puskesmas.

"Berdasarkan survei yg dilakukan Kementerian Kesehatan tahun 1999, Kabupaten Malaka merupakan daerah endemis penyakit kaki gajah dengan angka mikro filaria sebesar 6,1 persen. Angka ini lebih besar dari angka nasional yang ditetapkan kurang dari 1 persen," ujar Stef.

Stef mengajak seluruh masyarakat Malaka yang berusia 2 sampai 70 tahun untuk mengkonsumsi obat penyakit kaki gajah. Pasalnya, penyakit kaki gajah mengakibatkan cacat menetap pada tubuh penderita. Selain itu menyebabkan menurunnya produktifitas kinerja penderita. Juga mendapatkan stigma sosial yang negatif karena penyakit tersebut.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Malaka mari sama-sama kita berantas penyakit kaki gajah dengan mengkonsumsi obat kaki gajah. Obat ini dapat diperoleh secara gratis di puskesmas-puskesmas," ajak mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, drg. Paskalia Frida Fahik mengatakan, saat ini terdapat 27 kasus penderita kaki gajah di Malaka.

Dirinya mengharapkan kerja sama dan dukungan dari semua pihak baik dari kecamatan maupun desa untuk membantu mendorong masyarakat agar pergi ke puskesmas guna mendapatkan obat penyakit kaki gajah.

"Dengan dukungan dari semua pihak kita berharap tahun 2020 mendatang tidak ada lagi penyakit kaki gajah di Kabupaten Malaka," ungkapnya.
Kegiatan tersebut dihadiri bupati malaka, dr Stefanus Bria Seran, Wakil Bupati Malaka, Daniel Asa, para asisten, staf ahli dan seluruh ASN lingkup Pemkab Malaka. Usai melakukan minum obat penyakit kaki gajah secara massal, juga dilakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis. (din)

Menyebar di Enam Kecamatan

Kecamatan Malaka tengah 6 kasus
Kecamatan Sasitamean 6 kasus
Kecamatan Kobalima 5 kasus
Kecamatan Malaka Timur 4 kasus
Kecamatan Io kufeu 4 kasus
Kecamatan Wewiku 2 kasus.

Sumber : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved