Bongkar Kasus Pungli di NTT

Polisi NTT Tertangkap Lakukan Pungli

Sejumlah oknum anggota polisi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) saat melakukan pungutan liar (pungli). Mereka langsung

Polisi NTT Tertangkap Lakukan Pungli
Pos Kupang/Hermina Pello
Kapolda NTT, Brigjen Pol Drs E Widyo Sunaryo 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Sejumlah oknum anggota polisi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) saat melakukan pungutan liar (pungli). Mereka langsung diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Tertangkapnya oknum polisi tersebut diungkapkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTT, Brigjen Pol Drs E Widyo Sunaryo saat ditemui di Markas Polda NTT, Senin (17/10/2016).

"Sudah ada beberapa anggota yang terkena OTT melakukan pungli dan terhadap anggota itu tersebut diproses pelanggarannya," ujar Kapolda.

Kapolda NTT mengaku sudah menindaklanjuti perintah Presiden Jokowi untuk memberantas pungli.

"Kita sudah menindaklanjuti perintah presiden dengan membentuk tim Operasi Pemberantasan Pungli (OPP). Sementara ini baru internal dulu untuk pembenahan karena ada banyak yang harus dibenahi. Tim ini akan bermain juga sampai ke polres dan jajarannya. Tapi saya berharap para kapolres membentuk tim sendiri," kata Sunaryo.

Menurut Kapolda, setelah pembenahan di dalam tubuh Polri, Polda NTT akan berkoordinasi dengan instansi lainnya untuk membentuk tim gabungan. "Saya akan lapor gubernur untuk bentuk tim gabungan," ujarnya.

Saat memberikan sambutan pada Musda IV Persatuan Purnawiran Polri di ruang rapat utama Polda NTT, Sunaryo mengharapkan dukungan agar bisa memberantas pungli di daerah ini.

"Kita mengetahui bahwa bapak presiden sangat berharap praktek pungli yang sangat membenani masyarakat dan menghambat pembangunan dapat diberantas sampai ke akarnya. Saya mohon dukungan agar para purnawirawan tidak segan-segan mengingatkan dan menegur manakala menemukan anggota Polri yang masih melakukan tindakan tidak terpuji," demikian Kapolda.(ira/mar)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved