Kelurahan Oepura Sebagai Desa Vokasi Untuk Tenun Ikat Binaan Rumah Pintar

Kelurahan Oepura Kupang ditetapkan sebagai Desa Vokasi dalam rangka mensukseskan Program Gerakan Indonesia Membaca (GIM) dan Gerakan Pendidikan Pember

Kelurahan Oepura Sebagai Desa Vokasi Untuk Tenun Ikat Binaan Rumah Pintar
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Ilustrasi: Seorang peserta lomba sedang mengikuti kegiatan lomba menenun /tenun ikat motif dangka memeriahkan HUT ke III Rumah Pintar Sonaf Soet Hinef di Naioni, Jalan Sikib, Naioni, Kota Kupang, Jumat (23/5/2014). 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Kelurahan Oepura Kupang ditetapkan sebagai Desa Vokasi dalam rangka mensukseskan Program Gerakan Indonesia Membaca (GIM) dan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Marjinal (GP3M), Jumat (14/10/2016).

Desa Vokasi merupakan salah satu kegiatan operasional GP3M yang merupakan binaan dari Rumah Pintar Sonaf Soet Hinef.

Peluncuran Desa Vokasi di Kelurahan Oepura dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Drs. Jerhans Ledo.

Hadir pada kesempatan ini Kabid PLS Kota Kupang, Samuel Aufengo, S.Sos, Pengelolah Rumah Pintar Sonaf Soet Hinef, Aram Pukuafu Kolifai dan Lurah Oepura, Frimi Dae.

Hadir pula tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan di Oepura dan juga 30 penenun dari enam kelompok binaan Rumah Pintar.

Jerhans Ledo, mengatakan, dinamakan Desa Vokasi karena negara hadir memberikan stimulan dan motivasi langsung kepada masyarakat terutama kaum perempuan marjinal.

Ia mengatakan, adanya Desa Vokasi di Kelurahan Oepuara dan Desa Literasi di Kelurahan Belo merupakan program pemerintah dalam menyukseskan GIM dan GP3M.

Ia mengatakan, masyarakat penenun di Oepura harus dilatih dan didampingi dengan lebih baik lagi sehingga hasil tenunan lebih berkualitas dan bisa bersaing di pasar.

Apalagi, katanya, saat ini tenun ikat tidak hanya dipakai oleh orang Kota Kupang saja tetapi sudah mendunia, sehingga harus dibuat dengan mutu yang baik. Dengan demikian nilai ekonomisnya akan semakin berkurang.

Lurah Oepura, Firmi Dae, dalam sambutantnya, mengatakan, akan memberikan dukungan seluas-luasnya kepada masyarakat di kelurahan tersebut mengikuti kegiatan ini. Ia berharap, masyarakat memanfaatkan program ini dengan baik.

Aram Pukuafu Kolifai, mengatakan, Desa Vokasi adalah program yang diluncurkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat.

Program ini sebagai upaya memberikan kesempatan luas kepada masyarakat khususnya masyarakat marjinal di wilayah terpencil. Desa Vokasi bukan berarti harus di desa tetapi lebih kepada program yang bernuansa perdesaan.

Ia mengatakan, Desa Vokasi juga sebagai wujud dari penyelenggaraan pendidikan non formal yang dalam fungsinya sebagai penambah, pengganti dan pelengkap pendidikan formal. Desa Vokasi adalah kesempatan yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat yang karena berbagai persoalan tidak mendapat akses pendidikan secara formal.

Menurutnya, selain memberikan pendidikan, diharapkan masyarakat juga dilatih untuk bagaimana membuka kesempatan kerja atau berwirausaha. Rumah Pintar sebagai satuan pendidikan non formal mencoba menghadirkan program- program yang menyentuh langsung dengan kepentingan masyarakat. (nia)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved