Jalan Dibuka kembali, Perobohan Gedung Panin Bank di Bintaro Ditunda

Satuan Lalu Lintas Polres Tangerang Selatan tidak lagi menutup sejumlah ruas jalan di area sekitar gedung Panin Bank di Bintaro Sektor

Jalan Dibuka kembali, Perobohan Gedung Panin Bank di Bintaro Ditunda
KOMPAS.com/Kahfi Dirga Cahya
Proses perobohan Gedung Panin di Bintaro, Tangerang Selatan, mulai dikerjakan lagi, Sabtu (15/10/2016). 

POS KUPANG.COM, TANGERANG -- Satuan Lalu Lintas Polres Tangerang Selatan tidak lagi menutup sejumlah ruas jalan di area sekitar gedung Panin Bank di Bintaro Sektor 7, Senin (17/10/2016). Pengendara maupun pejalan kaki diperkenankan melewati akses yang tadinya steril dalam rangka proses perobohan gedung Panin Bank sejak Jumat malam lalu.

"Semua jalan normal hari Senin. Belum ada penutupan atau rekayasa seperti yang kemarin. Keputusan ini diambil setelah berkoordinasi dengan pihak kontraktor," kata Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Lalu Hedwin Hanggara kepada Kompas.com, Minggu malam.

Salah satu akses yang ditutup kemarin adalah flyover Jalan Boulevard Bintaro Jaya, yang terletak persis di depan gedung Panin Bank. Dua jalur di flyover tersebut ditutup seluruhnya, sehingga pengendara mobil yang biasanya akan pergi ke maupun yang datang dari arah tol Bintaro harus memutar lebih jauh.

Menurut Lalu, penutupan atau rekayasa lalu lintas yang diberlakukan di sana akan disesuaikan dengan kebutuhan kontraktor pelaksana pembongkaran gedung Panin Bank, yaitu PT Wahana Infonusa.

Jika kontraktor hendak melanjutkan proses perobohan gedung, area yang sama akan kembali ditutup demi keamanan.

"Kami masih menunggu kesiapan dari kontraktor," kata Lalu.

Secara terpisah, Kompas.com menghubungi Project Manager PT Wahana Infonusa, Ari Yudhanto. Namun yang bersangkutan belum merespons. Sejak Jumat malam sampai hari Minggu kemarin, PT Wahana Infonusa telah menaruh puluhan karung berisi pasir di bagian paling atas gedung Panin Bank itu.

Satu karung pasir ditaksir memiliki berat antara satu sampai satu setengah ton. Berdasarkan perkiraan awal, gedung yang mangkrak selama 21 tahun itu akan roboh pada Sabtu (15/10/2016) pagi.

Sampai saat ini, gedung masih kokoh berdiri. Metode perobohan gedung yang menggunakan karung pasir sebagai pembeban dinilai langkah yang tepat. Ari pernah menjelaskan, metode perobohan gedung dengan dinamit masih belum biasa di Indonesia, juga dianggap dapat menimbulkan dampak yang lebih buruk terhadap lingkungan sekitar, baik dari bunyi, getaran, debu, maupun pentalan puing bangunan.

Dengan metode pembebanan, Ari menghitung, butuh karung pasir seberat 100 hingga 150 ton agar gedung bisa roboh. Alur robohnya gedung pun disebut akan lurus ke bawah, karena sebelumnya telah dilakukan langkah pelemahan di beberapa titik fondasi, yakni dengan menyuntikkan semacam cairan kimia khusus.

Proses perobohan gedung itu telah disetujui oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan, yang sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang Selatan Nomor 6 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Perda Nomor 5 Tahun 2013 tentang Bangunan Gedung.

Batas waktu bagi kontraktor untuk merobohkan gedung Panin Bank adalah 90 hari, terhitung dari saat Pemkot Tangsel mengeluarkan surat persetujuan perobohan gedung pada awal September 2016. (Kompas.Com)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved