Bedah Buku Lompatan Jauh Flotim
Guru Besar Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Felisianus Sanga mengatakan sudah saatnya bangsa Indonesia harus memiliki institusi yang mengatur
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Peserta bedah buku Lompatan Jauh Flores Timur di Resto In and Out, Sabtu (15/10/2016) malam.
Laporan Wartawan Pos Kupang, Oby Lewanmeru
POS KUPANG.COM, KUPANG -- Guru Besar Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Felisianus Sanga mengatakan sudah saatnya bangsa Indonesia harus memiliki institusi yang mengatur tentang adat dan peradaban.
Prof Sanga menyampaikan hal itu ketika tampil sebagai salah satu pembicara pada acara bedah Lompatan Jauh Flores Timur.
Acara ini berlangsung di Resto In and Out , Jalan Timur Raya, Sabtu (15/10/2016) malam.
Menurut Sanga, di negara Indonesia ada institusi Pendidikan dan Kebudayaan. Seharusnya adanya institusi yang mengatur soal ada dan peradaban.
"Saya juga melihat selain hukum positif perlu juga hukum adat dalam menyelesaikan berbagai persoalan dalam kehidupan bermasyarakat," kata Sanga.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/peserta-bedah-buku-lompatan-jauh-flores-timur_20161015_201753.jpg)