DM Curi Laptop dan iPad, dengan Pura-pura Tawarkan Kredit Lunak Rumah

Pria asal Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, ini mengaku, mencuri karena membutuhkan uang untuk cicilan modal mendirikan koperasi.

DM Curi Laptop dan iPad, dengan Pura-pura Tawarkan Kredit Lunak Rumah
Kontributor Madiun, Muhlis Al Alawi
Pria asal Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, ini mengaku, mencuri karena membutuhkan uang untuk cicilan modal mendirikan koperasi. 

Kontributor Madiun, Muhlis Al Alawi
Barang bukti-Kasubag Humas Polres Madiun Kota, AKP Ida Royani (paling kiri,red) menunjukkan barang bukti dan tersangka kasus pencurian laptop dan ipad yang digunakan untuk cicilan modal koperasi, Selasa (11/10/2016) siang.

POS KUPANG.COM, MADIUN -- DM (24) alias David ditangkap karena mencuri satu laptop dan iPad. Pria asal Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, ini mengaku, mencuri karena membutuhkan uang untuk cicilan modal mendirikan koperasi.

"Untuk memuluskan aksi pencuriannya itu, David berpura-pura menjadi pegawai bank yang menawarkan kredit lunak tanpa bunga kepada korbannya. Kepada korban, David hanya meminta syarat foto barang elektronik berharga, seperti laptop atau handphone," ujar Kasubag Humas Polres Madiun Kota, AKP Ida Royani, di Mapolres Madiun Kota, Selasa (11/10/2016) siang.

Menurut Ida, sebelum beraksi, tersangka mendatangi rumah para korban. Setelah korban menunjukkan barang elektronik berharga seperti laptop, tersangka berpura-pura meminta korban untuk mengambil syarat lain seperti KTP, kartu keluarga hingga rekening listrik.

"Saat korban sibuk mengambil persyaratan itu, tersangka langsung membawa lari barang elektronik berharga milik korban. Agar aksi tersangka mulus, dia dibantu temannya mengawasi situasi. Saat ini teman tersangka masih menjadi buron polisi," kata Ida.

Menurut Ida, polisi membekuk David setelah dua korbannya melaporkan aksi pencurian itu ke polisi. Dua pelapor yang mengadukan ulah David yakni, S (48) warga Klegen, Kartoharjo, dan E (40) , warga Sukosari, Kartoharjo, Kota Madiun.

"Saat diperiksa polisi, korban S mengaku kehilangan laptop dan korban E kehilangan iPad. Kedua korban mengaku barang elektronik berharga itu diambil tersangka David," kata Ida.

Dari tangan tersangka, polisi menyita dua sepeda motor, uang tunai Rp 5 juta. Dua sepeda motor disita lantaran dijadikan sebagai kendaraan yang digunakan tersangka untuk bertindak kejahatan.

Ida menambahkan, laptop dan iPad yang dicuri tersangka dijual untuk membayar cicilan utang ke salah satu perusahaan pemberi kredit. Tersangka berutang sekitar Rp 40 juta untuk modal koperasi. (Kompas.Com)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved