Polres TTU Sita Barang Kadaluwarsa Masih Dipajang di Toko

Barang kadaluwarsa yang disita seperti larutan penyegar cap badak, biskuit gabin, teh celup, kacang sukro, teh gelas dan beberapa makanan ringan lainn

Polres TTU Sita Barang Kadaluwarsa Masih Dipajang di Toko
POS KUPANG/EDY BAU
Inilah jenis minuman kotak kadaluarsa yang masih dijual Toko Jabalnur Halilulik, Kamis (24/12/2015). 

POS KUPANG.COM, KEFAMENANU -Polres TTU melakukan operasi barang kadaluwarsa di sejumlah toko di Kota Kefamenanu, Sabtu (8/10/2016). Polisi berhasil menemukan sejumlah makanan ringan dan minuman kaleng. Ironisnya, makanan dan minuman itu masih dipajang rapi dan disimpan di dalam kulkas.

Disaksikan Pos Kupang, beberapa anggota Sat Intel Polres TTU dan Serse yang dipimpin Kepala Satuan Narkoba Polres TTU Virgilio D. S Amaral, A.Md.Kep, menyisir sejumlah toko di depan Terminal Bus Kota Kefamenanu. Semua jualan diperiksa. Ada yang menanyakan penjual hingga mengamankan barang kadaluwarsa yang ditemukan.

Barang kadaluwarsa yang disita seperti larutan penyegar cap badak, biskuit gabin, teh celup, kacang sukro, teh gelas dan beberapa makanan ringan lainnya. Jumlahnya sekitar tiga kantong plastik hitam.

"Barang kadaluwarsa dipajang di meja, dan ada yang disimpan di kulkas. Mereka (penjual) beralasan bahwa tidak lihat. Barang-barang sudah banyak, jadi tidak kontrol. Jadi kami langsung sita dan berikan tanda terima,"ujar Virgilio.

Virgilio yang ditemui Pos Kupang di ruangannya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutini demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam hal tindakan preventif atau pencegahan dini terkait makanan kadaluwarsa yang masih dipajang untuk dijual.

Sejumlah barang kadaluarsa, demikian Amaral, ada yang dingin lantaran ditaruh dalam kulkas dan ada yang biasa. Masih dipajang pembeli untuk dijual.

"Ada minuman yang dingin. Mungkin masyarakat kalau haus dia beli langsung ambil saja di kulkas dan tidak tahu kalau sudah kadaluwarsa," ungkapnya.

Sesuai perintah Kapolres TTU, AKBP Roby M. S Samban, S.Ik, demikian Amaral, pihaknya akan melakukan operasi hingga akhir bulan Oktober ini. "Makanan yang sudah kadaluwarsa kita periksa dan ambil langsung. Kita bawa ke sini (Polres TTU), kita berikan tanda terima. Setelah operasi selesai tanggal 31 Oktober, kita akan musnahkan,"ujarnya.

Selain menyita barang kadaluwarsa, kata Amaral, pihaknya pun melakukan pencegahan premanisme dan narkoba. "Kami harapkan partisipasi dan dukungan masyarakat TTU. Selama ini kan belum ada korban. Kalau sudah ada korban akibat penjualan barang kadaluwarsa, berarti kita sudah punya data awal," pungkasnya. (abe)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved