Pemkab Ende Abaikan Keberadaan ODGJ

Pemerintah Kabupaten Ende dinilai mengabaikan keberadaan orang dengan gangguan jiwa (OGDJ) pasalnya meskipun realitas menunjukan bahwa OGDJ di Kabupat

Pemkab Ende Abaikan Keberadaan ODGJ
Pos Kupang/Romualdus Pius
Bupati Ende, Ir Marsel Petu 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Romualdus Pius

POS KUPANG.COM, ENDE -- Pemerintah Kabupaten Ende dinilai mengabaikan keberadaan orang dengan gangguan jiwa (OGDJ) pasalnya meskipun realitas menunjukan bahwa OGDJ di Kabupaten Ende jumlahnya cukup banyak serta tersebar hampir di semua wilayah daerah tersebut baik di kota maupun desa namun pemerintah terkesan masa bodoh dengan keberadaan OGDJ.

Hal ini terungkap dari pernyataan peserta seminar kesehatan jiwa yang diselenggarakan oleh Kelompok Kasih Insanis (KKI) di Aula STPM Santa Ursula, Ende, Sabtu (8/10/2016).

Peserta yang mengaku bernama, Sebastianus mengatakan bahwa pihaknya merasa prihatin dengan keberadaan OGDJ meskipun pada kenyataannya memang ada namun demikian pemerintah terkesan tutup mata dengan keberadaan mereka.

Indikatornya adalah hingga kini di Kabupaten Ende tidak memiliki tempat khusus untuk merawat OGDJ baik itu rumah sakit maupun klinik-klinik.

Bahkan yang lebih ironisnya lagi adalah di beberapa fasilitas kesehatan pemerintah baik itu rumah sakit maupun Puskesmas atapun Pustu tidak terdapat tenaga medis atau dokter juga obat yang diberikan kepada ODGJ.

Sebastianus yang mengaku sebagai seorang mahasiswa di Kota Ende mengatakan bahwa minimnya perhatian pemerintah kepada ODGJ membuat keberadaan mereka semakin terpinggirkan bahwa dilupakan padahal OGDJ juga adalah manusia yang semestinya juga harus mendapatkan perhatian yang sama dari pemerintah sebagaimana perhatian pemerintah kepada masyarakat normal.

Menurut Sebastianus karena keberdaan OGDJ yang minim perhatian dari pemerintah maka keberadaan ODGJ semakin terpasung bukan saja dari sisi fisik namun juga mental yang menyebakan kondisi mereka semakin parah bahkan hingga meninggal dunia.

Sementara itu dalam rangka memaknai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 10 Oktober 2016, Kelompok Kasih Insanis ((KKI) yang khusus peduli terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) menyelenggarakan kegiatan seminar kesehatan jiwa bertempat di Aula STPM Santa Ursula Ende dengan menghadirkan psikiater dari RSUD SK Lerik Kupang, dr Niniek Widianriyani Sp,KJ.

Hadir dalam seminar itu mahasiswa STPM Santa Ursula Ende serta para aktifis mahasiswa di Kota Ende serta para tokoh agama maupun masyarakat umum.*

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved