Harga beras Bertahan, Harga Gula Turun
Harga beras di Mbay, Ibukota Kabupaten Nagekeo masih bertahan di angka Rp 10.000,00/ kg. Di satu sisi harga gula pasir turun drastis menyentuh angka R
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad
POS KUPANG.COM, MBAY -- Harga beras di Mbay, Ibukota Kabupaten Nagekeo masih bertahan di angka Rp 10.000,00/ kg. Di satu sisi harga gula pasir turun drastis menyentuh angka Rp 13.000,00/ kg atai Rp 635 ribu sampai Rp 640 ribu per karung (48-49 kg).
Beberapa pedagang di Pasar Danga yang ditemui Rabu (5/10/2016), mengatakan, harga beras yang berlaku saat ini sudah berlangsung selama tiga bulan terakhir. Sedangkan harga gula pasir baru turun sepekan terakhir.
Kamaludin, salah satu pedagang di Pasar Danga, Rabu (4/10/2016) siang, mengatakan, harga beras kembali melonjak sejak tiga bulan lalu, ketika hama menyerang areal Persawahan Mbay yang menyebabkan para petani harus mengolah ulang lahan.
Harga beras tersebut berlaku di pasar Danga. Sedangkan di tingkat petani, harga beras masih berkisar 8.500,00 sampai Rp 9.000,00/ kg. Harga yang ada diperkirakan bertahan sampai sepekan kedepan. Memasuki pertengahan Oktober atau November, harga beras di Mbay diperkirakan akan kembali turun mengingat saat ini sudah ada sebagian petani yang memasuki musim panen.
Sementara harga gula pasir di Mbay masih bervariasi antara satu pedagang dengan pedagang lainnya.
Beberapa pedagang ada yang masih bertahan dengan Rp 728.0000/ karung. Namun sebagian pedagang ada yang sudah menjual dengan Rp 635 ribu sampai Rp 640 ribu per karung.
Di tingkat pengecer, masih berlaku Rp 14.000,00 sampai Rp 15.000,00/ kilo gram.
Selain harga beras, harga bawang juga masih tinggi. Harga bawang merah di Mbay berkisar Rp 30.000,00 sampai Rp 35.000,00/ kg.
Cabe keriting Rp 40.000,00 sampai Rp 50.000,00/ kg. Harga bahan kebutuhan pokok lainnya stabil.*
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pedagang-beras-di-mbay_20160302_210040.jpg)