Bawa Tiga Ekor Babi, Dua Warga Belu Ditahan Keamanan Timor Leste

Dua warga Belu yakni Antoneta Goncalves dan Tomasya Elisa Tilman yang ditahan pihak keamanan Timor Leste ternyata karena hendak membawa tiga ekor babi

Bawa Tiga Ekor Babi, Dua Warga Belu Ditahan Keamanan Timor Leste
Nick Siung For Kompas.com
Ilustrasi: Warga Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) ,Indonesia dan wara istrik Oekusi, Timor Leste, sedang membahas batas wilayah antara dua negara di lahan yang disengketakan 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Dua warga Belu yakni Antoneta Goncalves dan Tomasya Elisa Tilman yang ditahan pihak keamanan Timor Leste ternyata karena hendak membawa tiga ekor babi untuk urusan adat di Timor Leste.

Keduanya ditahan dan harus menjalani proses sidang di Timor Leste karena masuk ke negara baru itu tanpa dokumen resmi alias ilegal.

Forum Masyarakat Belu Peduli Perbatasan dalam aksi unjukrasa di Kantor Agen Konsulat Timor Leste, Jumat (23/9/2016) mengatakan, kedua warga itu masuk ke Timor Leste pada tanggal 1 September 2016 lalu melalui pintu batas Motaain.

Namun ketika masuk wilayah Timor Leste, keduanya ditangkap pihak keamanan Timor Leste di Batugade dan diproses (interogasi) lalu ditahan di markas/Pos keamanan Timor Leste di Fatukbot.

Selanjutnya, kedua Ibu (Antoneta Goncalves dan Tomasya Elisa Tilman) dibawa dan ditahan untuk diinterogasi lebih lanjut di kantor kepolisian Maliana-Distrik Bobonaro.

"Saat ini, kedua warga ini ditahan di LP Fatukeru-Gleno, Distrik Ermera," kata koordinator umum forum masyarakat peduli perbatasan, Jeka Pereira.*

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved