Nyalakan Lampu Saat Bercinta Malam Ini

Banyak pria yang mengalami penurunan nafsu seksual setelah menginjak usia 40. Walaupun umur juga menjadi faktor, tetapi musim juga berpengaruh pada li

Nyalakan Lampu Saat Bercinta Malam Ini
SHUTTERSTOCK.COM
ilustrasi 

POS KUPANG.COM -- Apakah suami sudah tidak sebergairah tahun-tahun pertama pernikahan Anda? Atau dia hanya mampu bertahan sebentar saja?

Mungkin ini saatnya Anda bercinta dengan menyalakan lampu.

Sebab, sebuah penemuan terbaru berkata bahwa paparan cahaya dapat meningkatkan hormon testosteron dan meningkatkan kepuasan.

Banyak pria yang mengalami penurunan nafsu seksual setelah menginjak usia 40. Walaupun umur juga menjadi faktor, tetapi musim juga berpengaruh pada libido pria.

Para peneliti di University of Siena awalnya beranggapan bahwa penurunan ini diakibatkan oleh kurangnya paparan cahaya matahari dan biasanya terjadi di musim dingin.

Untuk membuktikan hal ini, mereka kemudian merekrut 38 pria yang telah didiagnosa memiliki libido yang rendah dan meminta setengah dari mereka untuk meluangkan waktu di pagi hari di dalam ruangan yang terang.

Menurut para peneliti, lampu berwarna putih yang digunakan dalam ruangan tersebut adalah simulasi cahaya matahari.

Ternyata, pria yang menghabiskan waktu dalam ruangan terang tersebut mengalami kenaikan hormon testosteron hingga tiga kali lipat.

Lalu, mereka juga melaporkan kepuasan seksual yang lebih tinggi.

Ketua penelitian, Andrea Fagiolini, mengatakan kepada Independent, kita percaya bahwa ada beberapa hal yang dapat menjelaskan mekanisme ini.

“Misalnya, terapi cahaya dapat mnghambat kelenjar pineal yang ada di pusat otak dan meningkatkan produksi testosteron, dan mungkin beberapa efek hormon lainnya,” tuturnya.

Walaupun studi ini berhasil, Fagiolini tidak langsung merekomendasikan cahaya sebagai solusi medis untuk melawan libido pria yang rendah.

Dia mengusulkan untuk mereproduksi studi ini dalam skala yang lebih besar dan memastikan efektifitasnya. (Shierine Wangsa Wibawa/Kompas.com)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved