Epen Pamit Orangtuanya Istirahat Ternyata Bunuh Diri

Stefanus Woeianto atau Epen (26), tewas gantung diri di kediamannya, Toko Surya Kasih Lewoleba, Selasa (20/9/2016) sekitar pukul 15.00 Wita.

Epen Pamit Orangtuanya Istirahat Ternyata Bunuh Diri
Net
Ilustrasi 

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA - Stefanus Woeianto atau Epen (26), tewas gantung diri di kediamannya, Toko Surya Kasih Lewoleba, Selasa (20/9/2016) sekitar pukul 15.00 Wita. Belum diketahui motif di balik kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang menyebutkan, kasus yang menimpa Epen itu terjadi saat suasana Toko Surya Kasih sedang ramai oleh pembeli sekitar pukul 14.30 Wita.

Saat itu, Epen pamit pada kedua orangtuanya untuk istirahat sejenak di kamarnya. Lantaran hendak istirahat, kedua orangtuanya tidak menaruh curiga sama sekali terhadap putra bungsu mereka itu.

Namun sekitar 30 menit kemudian, salah seorang anggota keluarga tiba-tiba lewat di depan kamar Epen dan melihat korban dalam keadaan tergantung di dalam kamar. Saat itu juga yang bersangkutan memanggil kedua orangtua korban yang sedang melayani pembeli.

Mendengar cerita itu, seketika orangtua korban mendatangi kamar korban. Upaya untuk menyelamatkan korban pun segera dilakukan. Korban diturunkan kemudian dilarikan ke RSUD Lewoleba untuk mendapatkan pertolongan medis.

Usaha itu rupanya sia-sia. Epen tak bisa ditolong lagi. Ada kemungkinan Epen menghembuskan nafas terakhir saat dilarikan ke rumah sakit. Kemungkinan lain, yakni Epen putus nafas saat masih di dalam kamar. (kro)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved