Pilkada Lembata

Yentji Sunur: Saya Pasti Maju

Mantan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, menyatakan dirinya akan maju lagi dalam pilkada di Lembata tahun 2017 mendatang.

Editor: Alfred Dama
Internet
Mantan Bupati Lembata Yance Sunur 

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Mantan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, menyatakan dirinya akan maju lagi dalam pilkada di Lembata tahun 2017 mendatang.

"Saya pasti akan maju lagi menjadi bakal calon Bupati Lembata. Dari partai mana saja, itu masih saya rahasiakan," kata Sunur, ketika dihubungi Pos Kupang melalui telepon selulernya dari Lewoleba ke Jakarta, Kamis (15/9/2016) siang.

Ditanya kepastiannya maju melalui pintu partai, Sunur mengatakan, saat ini ia telah mengantongi surat keputusan (SK) dari beberapa partai politik. Namun, ia menolak membeberkan nama-nama partai pendukung.

"Saya pasti akan maju dan bertarung dalam pemilukada nanti. Itu pasti. Soal partai mana yang akan maju bersama-sama kami, itu kita lihat perkembangan ke depan. Saat ini saya sudah memegang surat keputusan dari beberapa partai politik," kata Sunur.

Informasi yang berkembang di Lembata saat ini, Eliaser Yentji Sunur akan maju bersama koalisi beberapa partai. Partai yang berpeluang mendukung Sunur, yaitu Partai NasDem, Partai Hanura, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) serta Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Empat partai ini telah memiliki lima kursi di DPRD Lembata. Ada juga peluang beberapa partai besar sedang melirik figur Yentji Sunur. Dalam pilkada Lembata, Sunur akan didampingi Thomas Ola Langoday, dosen Universitas Widya Katolik Mandira (Unwira) Kupang.

Wakil Ketua DPC PDIP Lembata, Hiyasintus Burin, yang ditemui di kediamannya, Kamis (15/9/2016) mengatakan, Eliaser Yentji Sunur dan Viktor Mado Watun, merupakan kader potensial kebanggaan Lembata yang diusung PDIP periode 2011-2016.
Dua figur ini, demikian Sintus, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Menurut dia, agar Lembata maju dari kondisi saat ini, maka tak ada pilihan lain menduetkan lagi kedua figur ini untuk maju bersama dalam satu paket, Lembata Baru Jilid 2.

Yang penting saat ini, lanjut mantan Wakil Ketua DPRD Lembata ini, semua komponen dalam PDIP bersatu. DPP PDIP, tandas Sintus, harus melakukan peran untuk mempersatukan kembali Sunur dan Mado Watun. Kedua figur ini tidak boleh dipisahkan, karena hal tersebut akan berdampak negatif dalam pertarungan saat pemilukada mendatang.

Mengapa Sunur-Mado Watun tidak boleh dipisahkan, lanjut Sintus, karena kedua figur itu adalah kader PDIP yang layak diduetkan memimpin daerah ini.

Dengan demikian, tegas Sintus, siapapun pengurus, baik di DPD maupun DPP, harus mempersatukan kembali dua figur ini untuk Lembata yang lebih baik.

"Saya harap PDIP harus satukan barisan untuk Lembata yang lebih maju dan bermartabat," tandas Sintus.

Sintus juga meminta DPP PDIP agar dalam membuat keputusan politik tentang Lembata, sebaiknya menuruti kondisi dan kemauan masyarakat di Lembata. "Bukan kondisi pengurus atau pihak lain di luar Lembata. Bila usul ini bisa didengar DPP, maka kami berharap DPP harus menuruti kata hati orang Lembata untuk menentukan pemimpinnya," kata Sintus. (kro)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved