Senin, 4 Mei 2026

Sri Mulyani Klaim Pemangkasan Anggaran Tak Ganggu Tugas Pemda

Menteri Keuangan Sri Mulyani telah memutuskan untuk memangkas belanja dalam APBN-P 2016 sebesar Rp 137 triliun.

Tayang:
Editor: Ferry Jahang
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2016 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016). Dalam sidang tahunan ini Presiden Joko Widodo membacakan pidato kenegaraan. 

POS KUPANG.COM, JAKARTA- Menteri Keuangan Sri Mulyani telah memutuskan untuk memangkas belanja dalam APBN-P 2016 sebesar Rp 137 triliun.

Meski begitu ia yakin kinerja kementerian, lembaga, hingga Pemerintah Daerah (Pemda) tidak akan terganggu.

"Pemotongan anggaran tidak akan mengganggu tugas dan fungsi mereka termasuk target-taget tahun ini," ujar perempuan yang kerap disapa Ani itu di Jakarta, Selasa (13/9/2016).

Kemenkeu, kata Ani, akan terus berkomunikasi dengan kementerian, lembaga, dan Pemda terkait kondisi keuangan negara dan terbatasnya penerimaan negara pada 2016.

Kedua kondisi itu pula yang membuat pemerintah harus melakukan penghematan belanja. Ia meminta kementerian, lembaga, dan Pemda untuk menggunakan anggaran yang ada secara efisien tetapi tetap tidak menganggu program-program prioritas pemerintah.

"Kami menyerahkan kepada seluruh instansi-instansi untuk melakukan prioritas dari sisi belanja," kata Ani.

Seperti diketahui, pemangkasan anggaran dalam APBNP 2016 mencapai Rp 137,6 triliun. Angka tersebut naik Rp 4,6 triliun dari angka yang sempat disebutkan belum lama ini yakni sebesar Rp 133 triliun.

Pemangkasan anggaran itu terdiri dari penghematan pemerintah pusat yakni belanja Kementerian dan lembaga sebesar Rp 64,7 triliun. Adapun sisanya merupakan penghematan dana transfer ke daerah Rp 70,1 triliun dan dana desa sebesar Rp 2,8 triliun.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved