Andre: Hidup dalam Perbedaan Butuh Pengorbanan

Kepala Dinas PU Provinsi NTT, Ir. Andre W Koreh, MT mengatakan, hidup dalam perbedaan itu butuh pengorbanan.

Penulis: Kanis Jehola | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG/KANIS JEHOLA
SERAHKAN PARANG - Ketua Panitia Perayaan Idul Adha Keluarga Besar Dinas PU NTT dan Balai/Satker Kementerian PUPR, Ir. Jadjadi, menyerahkan parang kepada Kepala Dinas PU Provinsi NTT, Ir. Andre W Koreh, MT, untuk selanjutnya diserahkan kepada penjagal untuk memotong sapi kurban, Senin (12/9/2016). 

Laporan wartawan Pos Kupang, Kanis Jehola

POS KUPANG.COM, KUPANG - Kepala Dinas PU Provinsi NTT, Ir. Andre W Koreh, MT mengatakan, perbedaan (agama) itu merupakan pemberian Tuhan. Dan, hidup dalam perbedaan itu butuh pengorbanan.

"Yang satu harus mengerti yang lain," kata Andre pada perayaan Idul Adha Keluarga Besar Dinas PU NTT dan Balai/Satker Kementerian PUPR di halaman Kantor Dinas PU NTT, Jalan W J Lalamentik Oebobo-Kupang, Senin (12/9/2016).

Dikatakannya, bertambahnya jumlah hewan kurban tahun ini mengindikasikan bertambahnya semangat berkorban. "Jumlah hewan kurban pada Idul Adha tahun lalu hanya dua ekor sapi. Tapi tahun ini bertambah menjadi empat ekor sapi. Bertambahnya jumlah hewan kurban ini mengindikasikan semangat berkorban juga bertambah," katanya.

Sementara Ketua Panitia Perayaan Idul Adha Keluarga Besar Dinas PU NTT dan Balai/Satker Kementerian PUPR, Ir. Jadjadi, mengatakan, empat ekor sapi kurban dalam perayaan tersebut masing-masing satu ekor dari Balai Wilayah Sungai, satu ekor dari Balai Jalan dan Jembatan, satu ekor dari Satker P2JN, dan satu ekor dari Satker di Cipta Karya.

Dari empat ekor sapi yang ada, jelas Jadjadi, satu ekor disumbangkan ke Lapas Penfui, sedangkan tiga ekor dagingnya disumbangkan untuk pegawai golongan I dan II baik yang muslim maupun kristen serta pegawai yang hadir. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved