NTT Menuju PON XIX 2016

Takraw Masuk Kompetisi Utama

Kita pacu empat hingga lima game untuk daya tahan tubuh serta stamina atlet.

Takraw Masuk Kompetisi Utama
Ferry Ndoen
POS KUPANG/FERRY NDOEN TAKRAW- Atlet sepak takraw NTT saat latihan simulasi utama, di lapangan Sansiro, Pitoby Sport Center dalam rangka persiapan menuju PON XIX 2016, Rabu (7/9/2016) malam. 

Laporan Wartawan Pos KUpang.Com, Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM, KUPANG - Satu pekan menjelang keberangkatan ke PON XIX 2016 di Jabar, atlet sepak takraw NTT terus memacu latihan intensif dengan simulasi kompetisi utama berupa permainan (game) seperti pertandingan yang berlangsung di arena PON.

Asisten pelatih sepak takraw NTT, Eduard Penuweo mengatakan itu ditemui di sela sela latihan, di lapangan Sansiro Pitoby Sport Center, Kelurahan Belo, Kota Kupang, Rabu (7/9/2016).

"Kita pacu empat hingga lima game untuk daya tahan tubuh serta stamina atlet. Kita persiapkan permainan minimal empat set atau extra set. Dan ternyata pada pertandingan set satu hingga set empat kondisi atlet takraw NTT tetap stabil," tegas Edu.

Edu didampingi manajer tim Ana Kadja Koro, SPd, M.Pd, menegaskan, kondisi atlet takraw NTT saat ini dalam kondisi siap tanding.

"Mental mereka sangat siap. Mereka sangat terpacu karena saat try out melawan tim takraw DKI di nomor dobel, takraw NTT menang. Sedangkan di nomor regu kalah tipis. Juga dengan tim takraw Sulsel takraw NTT menang. Ini memacu semangat anak- anak bahwa NTT bisa dan tidak kalah dengan tim DKI maupun Sulsel yang memiliki nama 'besar'," kata Edu.

Kapten tim takraw NTT, Roslin Dida diwawancarai disela sela latihan Rabu kemarin mengaku tim takraw NTT sudah siap 'bertempur'.

"Kita sudah siap tanding. Kita sudah bertemu tim tangguh DKI dan Sulsel dan ternyata takraw 'NTT 'Bisa'. Karena itu, mohon dukungan doa masyarakat NTT agar takraw NTT bisa memberikan yang terbaik serta meraih medali di PON XIX," tegas Roslin.

Manajer tim takraw NTT, Ana Kadja Koro mengaku dirinya terus memberikan semangat anak-anak agar tetap dan terus bersemangat dan harus percaya diri bahwa 'NTT Bisa'.
"Slogan sepak takraw NTT saat ini adalah 'NTT Bisa'. Selain itu, atlet tetap berdoa bahwa 'Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan' jika ia berkenan," kata Ana Koro. (fen)

Atlet Takraw NTT
Roslin Dida
Yanthi L Nawa
Mega Boboy
Erlin Lobo Mone
Marice Riwu

Mantim: Ana Kadja Koro, S.Pd, M.Pd
Pelatih: Drs. Jack Mone Ke, S.Pd,M.Pd
Asisten Pelatih: Drs. Eduard Penuweo, Mpd
Ofisial: David Here
Wasit: David Soba

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved