Kapolsek Maulafa: Meski Depresi, Tersangka Pembobol ATM Tetap Diproses

Tersangka kasus pembobolan ATM BRI Toko Tiara Mas Kolhua, Djidon Samuel Manehat (23) kini dirawat di RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang karena depresi.

Kapolsek Maulafa: Meski Depresi, Tersangka Pembobol ATM Tetap Diproses
POS KUPANG/NOVEMY LEO
Djidon Manehat (baju garis-garis), pelaku perusakan ATM BRI Kolhua, saat dimintai keterangannya oleh Kapolsek Maulafa, Kompol Sriyati, SH (kiri), Rabu (27/7/2017), di Polsek Maulafa. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Maksi Marho

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Tersangka kasus pembobolan ATM BRI Toko Tiara Mas Kolhua, Djidon Samuel Manehat (23) kini dirawat di RSU Prof Dr WZ Johannes Kupang karena depresi.

Meski demikian, proses hukum terhadap pelaku tetap berjalan terus.

Demikian Kapolsek Maulafa, Kompol Sriyati, SH ketika ditemui wartawan pos kupang saat berada di kantor Kecamatan Maulafa, Kamis (8/9/2016) siang.

"Meski depresi, tersangka pembobol ATM BRI itu tetap diproses terus. Kasusnya tidak dihentikan," kata Sriyati.

Menurut Sriyati, tersangka Djidon Samuel Manehat (23) dibawa ke RSU Prof WZ Johannes Kupang sejak dua pekan lalu untuk menjalani perawatan. Setelah penyakit depresinya sembuh nanti, tersangka akan diproses untuk dilimpahkan ke kejaksaan guna dibawa ke pengadilan.

Tindakan pencurian dengan cara membobol ATM Bank BRI depan Toko Tiara Mas Kolhua dilakukan tersangka Selasa (26/7/2016) sekitar pukul 05.00 Wita. Pelaku berusaha membobol brankas ATM BRI tersebut gunakan linggis.

Setelah mendapat laporan dari warga sekitar, Kapolsek Maulafa, Kompol Sriyati, SH langsung memanggil tim penyidik Polsek Maulafa untuk melakukan olah TKP. Sriyati juga meneplon Kepala BRI Cabang Kupang, Kusdinar untuk datang ke TKP guna menyaksikan langsung kegiatan olah TKP tersebut.

Berbekal wajah pelaku tertangkap kamera CCTV di ATM BRI itu, polisi lalu bergerak melakukan pengejaran. Keesokan harinya, Rabu (27/7/2016) pukul 15.45 wita atau 35 jam setelah kejadian, pelaku kemudian berhasil diciduk polisi.

"Pelaku sedang sembunyi di semak-semak dan kami menangkapnya tanpa perlawanan. Dia mengakui perbuatannya. Kami langsung membawanya ke Polsek Maulafa," kata Frits, anggota Tim Polsek Maulafa kepada wartawan saat penangkapan dilakukan.*

Penulis: maksi_marho
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved