Menyebut Kata Anjing, Camat Donpeira Mengaku Sebagai Spontanitas Karena Emosi

Camat Lasiolat, Stef Donpeira mengakui jika pernyataannya menegur warganya dengan sebutan anjing itu adalah spontanitas.

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, ATAMBUA -- Camat Lasiolat, Stef Donpeira mengakui jika pernyataannya menegur warganya dengan sebutan anjing itu adalah spontanitas.

Dia mengaku tidak bisa mengendalikan emosinya karena saat berbicara, ada warga yang menunjuk ke arahnya sambil berbicara.

"Saya emosi. Tadi itu spontanitas," ujarnya kepada wartawan saat ditanyai usai rapat panitia pilkades di Kantor Desa Lasiolat, Sabtu (3/9/2016).

Dikatakannya, dirinya berbicara saat itu bukan untuk mengintervensi jalannya rapat panitia itu tetapi hanya mau mengingatkan bahwa proses penetapan itu harus mengacu pada proses sebelumnya.

Salah satu warga Lasiolat, Rofinus Lau mengatakan, sangat menyayangkan pernyataan Camat dengan menyebut kata anjing sambil menunjuk warga dalam sidang itu. "Kami bukan anjing," teriak Rofinus saat itu.

Menurutnya, jika warga yang hadir adalah anjing maka selama ini camat bukannya memimpin warga manusia tetapi anjing.
Seperti diketahui, Rapat panitia pemilihan kepala desa Lasiolat, Kecamatan Lasiolat dengan agenda penetapan calon kepala desa, Sabtu (3/9/2016) nyaris ricuh.

Kericuhan ini berawal dari pernyataan Camat Lasiolat, Stef Donpeira yang dengan emosional mengeluarkan kata makian kepada warga.

Disaksikan Pos Kupang, sesaat setelah ketua panitia Pilkades, Albarikus Frans Berek mengetuk palu penetapan calon kades, Camat Donpeira langsung berdiri dan mengambil mic (pengeras suara) untuk berbicara. Saat itulah terdengar ada warga yang berbicara dan camat langsung membentak dengan mengatakan," Anjing diam, diam"

Tak terima dengan pernyataan sang camat, warga Lasiolat yang hadir saat itu tersinggung dan memrotes camat. Dari situlah terjadi keributan.

Beruntung aparat kepolisian yang dipimpin Kapolsek Lasiolat, Egi Mau Taek dan Kasat Pol PP Belu, Niko Umbu berhasil menenangkan situasi.

Situasi berhasil ditenangkan dan rapat panitia yang dipimpin Ketua Panitia, Albarikus dilanjutkan.*

Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved