Aa Gatot Stres
Namanya juga manusia sehebat dan sebesar apapun tapi kalau sudah berurusan dengan pelanggaran hukum ya, stress juga
POS KUPANG. COM, JAKARTA - Pasca penangkapan yang dilakukan pada Minggu (28/8) lalu di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), Gatot Brajamusti atau Aa Gatot, kini menderita stres. Hal ini diungkapkan oleh Muara Karta Simatupang, salah seorang kuasa hukum Aa Gatot.
Muara memastikan, selain stress kondisi kliennya juga lemah. Namanya juga manusia sehebat dan sebesar apapun tapi kalau sudah berurusan dengan pelanggaran hukum ya, stress juga," ungkapnya.
Gatot sebelum penangkapan dikenal sebagai pribadi yang humoris. Kini, selain dijerat pasal kepemilikan dan pengunaan narkoba, Gatot juga dikenakan pasal kepemilikan senjata api dan memelihara satwa liar yang dilindungi. Kasus tersebut tak ayal mengganggu psikologisnya.
Pasca penangkapan, Gatot Brajamusti sempat dibawa ke rumah kontrakannya di Jalan Niaga Hijau No.X/6, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Jumat (3/9) untuk dilakukan penggeledahan . Setelah digeledah selama sekira 5 jam, Gatot digiring ke bekas kontrakannya di Jalan Niaga Hijau No.X/1, Pondok Pinang.
Sejumlah sabu, pil ekstasi dan alat untuk mengonsumsi sabu ditemukan dari kamar hotel dan dari rumah Gatot di Pondok Pinang. Dalam penggeledahan tersebut. Saat digiring, Gatot terlihat lemas. Riwayat penyakit gula yang diderita Gatot turut mempengaruhi kondisi nya yang kini belum membaik. "Beliau (Gatot) kan sakit gula, tensinya turun naik, kelihatannya stress dan lemah dan gak stabil lah keadaannya," kata Muara. (tribun/nan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/gatot-brajamusti_20160829_113610.jpg)