Sukmawadi: Jangan Bilang Petani Kalau Taunya Hanya Tanam Ubi

Saya prihatin dengan petani kita. Tanah di Adonara ini subur. Jangan bilang petani kalau taunya hanya menanam ubi.

Sukmawadi: Jangan Bilang Petani Kalau Taunya Hanya Tanam Ubi
POS KUPANG/FELIKS JANGGU
SUKMAWADI - Brigpol Sukmawadi di kebun tomat yang sudah mulai dipanen, Selasa (30/8/2016). 

POS KUPANG.COM, LARANTUKA - Brigpol Sukmawadi begitu bersemangat menyambut rombongan wartawan di Mapolsek Adonara Timur di Waiwerang, Selasa (30/8/2016). Ia menceritakan bagaimana ia memelopori petani menanam tomat, lombok dan bawang.

Didampingi Kaur Pula Info Dok Subid PID Bid Humas Polda NTT, AKP Erna Romakia, Brigpol Sukmawadi menceritakan mulanya ia terpanggil mengisi waktu selepas dinas untuk bertani.

"Saya prihatin dengan petani kita. Tanah di Adonara ini subur. Jangan bilang petani kalau taunya hanya menanam ubi," kritik Sukmawadi kepada petani setempat.

Karena itu ia mulai membuka lahan dan menanam tomat. Dari berjualan tomat hasil usahanya, Sukmawadi memperoleh penghasilam tambahan Rp 5 juta per bulan.

Bagi Sukmawadi, polisi agar dekat dengan masyarakat adalah dengan mengikuti kebiasaan masyarakat. Salah satunya dengan bertani. Bertani adalah media komunikasi sosial dirinya dengan masyarakat petani.

Sukmawadi menegaskan, cita-citanya bagi institusi kepolisian yakni semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Mengambil bagian dalam menyejahterakan masyarakat.

Hal kedua agar lahan-lahan tidur milik masyarakat bisa diolah dan meningkatkan penghasilan keluarga. Bertani juga menekan kergantungan petani pada produk dari luar. (lik)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved