Manny Pacquiao Bertarung Lagi Karena Butuh Uang

"Kita tidak bisa menyalahkan para petinju ini," lanjutnya. "Salahkan mereka yang mengambil keuntungan dari kondisi ini."


POS KUPANG.COM, LOS ANGELES --Petinju tak terkalahkan, Floyd Mayweather Jr, menyebut keputusan Manny Pacquiao untuk bertarung lagi menunjukkan memang petinju Filipina tersebut mengalami kesulitan finansial.

Pacquiao akan menghadapi juara kelas welter WBO, Jessie Vargas, pada bulan November. Ia juga mengisyaratkan akan menjalani dua pertarungan pada 2017. Namun, semua rencana bergantung pada hasil pertarungan dengan Vargas.

Awal bulan ini, Pacquiao yang baru terpilih sebagai anggota senat Filipina menyebut penghasilan terbesarnya didapatnya dari tinju. Ia mengaku tidak dapat menggantungkan hidup dengan penghasilan sebagai anggota senat.

Mayweather yang diminta memberi komentar kali ini menyebut Pacquiao merupakan korban dari kesalahan manajemen. "Semua bergantung kepada orang-orang di sekitar Anda."

Petinju berjulukan "Money" ini menyebut Pacquiao dimanfaatkan oleh orang-orang di sekitarnya yang menangguk keuntungan. "Inilah masalah terbesar dalam olahraga saat ini," kata Mayweather.

"Kita tidak bisa menyalahkan para petinju ini," lanjutnya. "Salahkan mereka yang mengambil keuntungan dari kondisi ini."

Mayweather juga menyebut para promotor tinju seharusnya membantu para petinju meraih uang sebanyak mungkin. Promotor seharusnya membantu para petinju memiliki simpanan saat mereka pensiun.

Mantan pelatih Pacquiao yang membelot ke kubu Mayweather, Alex Ariza, menyebut Pacquiao tak pernah mendapatkan secara penuh pendapatannya yang disebut mencapai 150 juta dollar AS.

Ariza mengaku pernah melihat slip pembayaran buat Pacquiao sesudah pertarungan dan nilainya jauh dari 150 juta dollar AS. "Mungkin dia mendapat sekitar sepersepuluhnya. Floyd (Mayweather) mengaku kaget dengan hal ini."

Mayweather menjalankan manajemen dengan kontrol dirinya sepenuhnya. Saat bertarung menghadapi Pacquiao pada Mei 2015, ia disebut mendapatkan 220 juta dollar AS. Sesuai kesepakatan antara kedua petinju, Mayweather sebagai pemenang mendapatkan 60 persen dengan Pacquiao mendapatkan 150 juta dollar AS.

Namun, rumor menyebut sebagian besar penghasilan Pacquiao diambil oleh promotor tinju Bob Arum dan Top Rank Inc.*

Editor: Hyeron Modo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved