Peternak Ngada Datangi DPRD

Peternak di Kabupaten Ngada meminta Pemerintah Provinsi NTT menambah quota penjualan ternak sapi, kerbau dan kuda.

Editor: Kanis Jehola
ILUSTRASI
Kerbau 

POS KUPANG.COM, BAJAWA - Peternak di Kabupaten Ngada meminta Pemerintah Provinsi NTT menambah quota penjualan ternak sapi, kerbau dan kuda.

Pasalnya peternak sulit menjual ternak selama ini karena quota yang diberikan pemerintah tahun 2016 sangat kecil, yakni sapi 500 ekor, kerbau 100 dan kuda 50 ekor.

Hal ini dikatakan Koordinator Peternak Kabupaten Ngada, Yosep Rema kepada Pos Kupang usai betemu DPRD Ngada, Selasa (30/8/2016). Menurut Rema, peternak di Kabupaten Ngada benar-benar mengalami kondisi sulit akibat aturan Pemerintah Provinsi NTT yang dinilai tidak adil dalam pemberian quota (jumlah) ternak yang dijual per tahun.

Tahun 2016, Kabupaten Ngada hanya mendapat quota sapi 500 ekor, kerbau 100 ekor dan kuda 50 ekor, sedangkan potensi ternak di Kabupaten Ngada yang mesti dijual setiap tahun mencapi 1.500 ekor sampai 2.000 ekor per tahun.

Para peternak juga merasa kesal dengan Pemerintah Provinsi NTT, karena memberi quota ternak bagi Kabupaten Ngada sangat kecil dibandingkan dengan kabupaten lain di NTT yang mencapai 1.500 ekor per tahun. (jen)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved