Andrew Dikeroyok setelah Diteriaki Ahok Lu!
Kekerasan bernuansa rasis ini terjadi pada saat suhu politik DKI sedang menghangat menjelang Pemilihan Gubernur yang dihelat Februari mendatang.
POS KUPANG. CO, JAKARTA - Seorang penumpang bus Transjakarta, Andrew Budikusuma (24), ditarik keluar dari bus oleh empat pria yang memukuli dan meneriakinya "Ahok lu! Ahok lu!". Andrew lolos dari para pengeroyoknya setelah badannya ditarik dari dalam bus oleh sejumlah penumpang.
Kekerasan bernuansa rasis ini terjadi pada saat suhu politik DKI sedang menghangat menjelang Pemilihan Gubernur yang dihelat Februari mendatang.
Andrew menjelaskan, pada Jumat malam (26/8) sekitar pukul 20.30 WIB ia naik bus Transjakarta dari Kuningan. Bus yang dinaiki Andrew adalah bus arah Semanggi, Senayan, dan seterusnya.
Saat bus berhenti di halte Semanggi atau halte di depan Markas Polda Metro Jaya, ada tiga sampai empat pria masuk bus Transjakarta sambil berteriak menyebut nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Begitu berada di dalam bus, mereka segera mendekati Andrew yang berdiri di dekat pintu dan berteriak, "Ahok! Ahok, lu! Ahok ya?" Mereka juga mengajak Andrew berkelahi.
Andrew mengaku menghindari para pria itu. Namun, mereka justru memukul Andrew di bagian kepala dan bibir. "Kejadian pemukulan terjadi persis antara pintu bus dan halte," ujar Andrew, Selasa (30/8). "Mereka memukul saya lalu turun di Halte JCC," katanya.
Saat keluar dari bus, para pengeroyok Andrew berusaha menarik tubuh korban. Diduga, mereka berusaha memaksa Andrew turun di halte yang sama. Beruntung, ada penumpang menarik Andrew ke dalam bus kembali.
Andrew mengaku tak mengenali para pelaku karena kejadiannya sangat cepat. Dia hanya ingat salah satu di antaranya menggunakan baju batik.
Andrew menyesalkan petugas onboard bus Transjakarta tidak menolongnya. Menurut dia, petugas Transjakarta tidak responsif dan tidak menyuruh dia untuk membuat laporan mengenai kejadian naas yang menimpanya.
Andrew mengaku sudah menghubungi pihak Transjakarta mengenai adanya CCTV yang merekam kejadian tersebut di Halte JCC. Pihak Transjakarta meminta Andrew membawa surat keterangan dari pihak kepolisian untuk meminta rekaman CCTV tersebut.
"Saya sudah menghubungi pihak Transjakarta, mereka mengatakan di rekaman CCTV memang ada kejadian itu, tetapi saya diminta untuk membuat laporan kepolisian terlebih dahulu," ujarnya.
Akibat pemukulan, Andrew mengalami luka di kepala dan bibir. "Yang luka bagian atas dan bawah bibir saya dan yang masih berbekas benjolan-benjolan kecil di kepala saya," ucapnya.
Andrew telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Andrew memperkirakan, orang yang memukulnya berusia 20 hingga 30 tahun. Keempat orang tersebut berkulit sawo matang dan bertinggi sekitar 170 sentimeter. (kps/gle)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/relawan-ahok-djarot-memberikan-roti-buaya_20160829_115219.jpg)