Selasa, 5 Mei 2026

Faperta Undana Gelar Festival Tanaman Hias dan Buah

Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Nusa Cendana (Undana) mengelar festival tanaman hias dan buah di halaman kampus faperta, Selasa (30/8/2016).

Tayang:
Penulis: maksi_marho | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG/MAKSI MARHO
Foto bersama para dosen dan panitia pada acara pembukaan kegiatan festival tanaman hias dan buah di Faperta Undana, Selasa (30/8/2016) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Maksi Marho

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Nusa Cendana (Undana) mengelar festival tanaman hias dan buah di halaman kampus faperta, Selasa (30/8/2016).

Festival digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Undana yang ke-54 dan HUT Faperta yang ke-34.

Pembantu Rektor Bidang Akademik, Dr. David B. W. Pandie, MS ketika membuka kegiatan festival tanaman hias mengatakan, kegiatan festival sejalan dengan Pola Ilmiah Pokok (PIP) yang telah ada sejak tahun 1982.

Beberapa kegiatan yang digelar dalam festival tersebut, yakni lomba tanaman hias, lomba merangkai bunga, kuliner, buah serta tanaman buah dan pot.

Dikatakan Pandie, kini manusia sedang berada pada tiga revolusi besar yakni revolusi pertanian, industri dan informasi. Revolusi pertanian perlu dikembangkan agar bermanfaat bagi kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Pandie berharap, festival tanaman hias dan buah mendapat dukungan dan kerjasama dari semua stakeholders. Karena itu, kegiatan festival harus dilakukan secara baik, sistematis dan lebih luas, sehingga bisa dirasakan oleh semua stakeholrers.

Sementara Ketua Panitia Festival, Dr Tomycho Olviana, SP. MMA menjelaskan, kegiatan festival melibatkan beberapa instansi pemerintah, yakni Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTT, Dinas Pertanian dan Penyuluhan Kota Kupang, Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang, Politeknik Pertanian Kupang, CVM. CV Mutiara dan lainnya.

Dikatakan Olviana, festival bertujuan memberi pelajaran kepada masyarakat khususnya mahasiswa tentang keanekaragaman hayati, sebagai ajang daya dan kreasi dan uji kompetensi mahasiswa tentang pertanian, serta memberi pengertian kepada masyarakat luas tentang tanaman tanpa pestisida, namun secara organik.*

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved