286 Koperasi di Kota Kupang Hanya Papan Nama

Dari 543 Koperasi yang terdaftar di Kota Kupang hanya ada 286 koperasi yang aktif sedangkan sisanya 257 koperasi hanya papan nama.

286 Koperasi di Kota Kupang Hanya Papan Nama
POS KUPANG/HERMINA PELLO
Jonas Salean, Walikota Kupang 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Hermina Pello

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Dari 543 Koperasi yang terdaftar di Kota Kupang hanya ada 286 koperasi yang aktif sedangkan sisanya 257 koperasi hanya papan nama.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Kupang, Dra Thruice Balina Oey yang dikonfirmasi di halaman SMK Negeri 3 Kupang usai pembukaan Bimtek RAT Bagi pengurus Koperasi se Kota Kupang. Senin (29/8/2016).

Balina yang ditemui terkait dengan pernyataan Walikota Kupang. Jonas Salean, SH pada saat pembukaan kegiatan mengatakan bahwa di Kota Kupang masih banyak koperasi yang hanya papan nama.

"Termasuk koperasi di gereja Horeb yang didalamnya ada Asisten 2 Kota Kupang, pak Djama Mila Meha. Itu juga koperasi papan nama karena tidak pernah melaksanakan RAT," kata Salean.

Balina menjelaskan setelah dilakukan pendataan maka ada banyak koperasi yang hanya papan nama karena itu dinas koperasi melaksanakan kegiatan bimbingan teknis RAT bagi pengurus koperasi di Kota Kupang sehingga diharapkan koperasi di Kota Kupang menjadi lebih baik dan tidak hanya koperasi papan nama.

Menurutnya, ada juga koperasi yang sudah pindah tempat namun tidak melapor padahal kalau pindah alamat harusnya lapor karena di dalam akte ada tercantum alamat sehingga kalau ada perubahan alamat harus ada perubahan akte
sebelumnya, Walikota Kupang, Jonas Salean menilai di Kota Kupang ini ada banyak koperasi yang tidak melaksanakan AD dan ART dengan baik. Namun ada juga koperasi yang berjalan dengan baik dan omzetnya cukup besar.

"Melalui dinas melakukan inisasi untuk berikan penyegaran dan pemahaman RAT dan ini bukan hal yang baru bahi pengurus koperasi tapi RAT ini yang paling penting untuk menentukan maju mundurnya satu koperasi. Dengan kegiatan ini maka diharapkan koperasi di Kota Kupang bisa jalan lebih baik," harapnya sambil menambahkan koperasi sehat bila RAT dilakukan tepat waktu dan paling lambat tiga bulan dalam tahun berjalan.

Kalau pelaksanaan RAT diundur maka menandakan ada hal yang tidak beres.

Salean menambahkan salah satu kendala adalah pada koperasi simpan pinjam dimana anggoa hanya mau pinjam tapi lupa mencicil.

Salean berharap koperasi bisa menjadi tulang punggung ekonomi di Kota Kupang.*

Penulis: Hermina Pello
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved