Polisi Ambon Buang 1.075 Liter Miras ke Pelabuhan

Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) memusnahkan minuman keras tradisional jenis sopi sitaan.

Polisi Ambon Buang 1.075 Liter Miras ke Pelabuhan
KONTRIBUTOR KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY
Sejumlah petugas Polsek Pelabuhan Yos Sudarso Ambon memusnahkan ribuan miras tradsional jenis sopi ke dalam selokan, Jumat (26/8/2016) 

POS KUPANG.COM, AMBON -- Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) memusnahkan minuman keras tradisional jenis sopi sitaan.

Pemusnahan sebanyak 1.075 liter sopi itu dilakukan dengan cara dibuang ke selokan dan laut di pelabuhan tersebut.

Pemusnahan sopi awalnya sebanyak 1.000 liter. Setelah itu, beberapa jam kemudian polisi kembali menangkap 75 liter sopi di pelabuhan dan kembali memusnahkannya di kawasan tersebut.

Kapolsek KPYS, AKP Ricky Hikmawan, Jumat (26/8/2016), mengatakan, pemusnahan minuman berkadar alkohol tinggi itu dilakukan setelah pihaknya menggelar razia atas sejumlah kapal yang bersandar di sejumlah pelabuhan yang ada di Kota Ambon.

"Jumlah sopi yang dimusnahkan semua itu 1.075 liter itu adalah hasil razia yang kami lakukan sejak sebulan terakhir ditambah yang baru didapat 75 liter tadi," katanya.

Dia mengatakan, pemusnahan minuman keras jenis sopi ini sudah untuk kesekian kalinya dilakukan oleh pihaknya.

Menurutnya pemusnahan miras dilakukan sebab banyak masalah yang terjadi di masyarakat kerap dipicu oleh masalah miras.

"Selain itu razia miras ini juga telah menjadi program Polres Pulau Ambon dan kita di Polsek-polsek terus diperintahkan untuk mengatasi masalah ini," ujarnya.

Polsek KPYS sendiri, kata Ramdhani, akan terus merazia setiap kapal yang berlabuh baik di Pelabuhan Gudang Arang, Yos Sudarso, maupun Pelabuhan Slamet Riyadi untuk memberantas peredaran minuman keras tersebut.

"Kami intens merazia kapal-kapal yang baru tiba dari Tenggara karena selama ini banyak minuman keras masuk ke Kota Ambon melalui pintu masuk pelabuhan," tandasnya. (Kompas.Com)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved