NTT Menuju PON XIX 2016

Kempo Pematangan Juara

sudah masuk latihan pematangan juara berupa simulasi latihan seperti dalam situasi dan kondisi yang sedang berlangsung dalam arena PON

Kempo Pematangan Juara
Ferry Ndoen
POS KUPANG/FERRY NDOEN PEMATANGAN- Atlet kempo NTT simulasi latihan pematangan juara ditangani pelatih kepala George Hadjo, SH dan diawasi Ketua Harian Perkemi NTT, Barnabas nDjurumana, SH di aula serbaguna KONI NTT, Kamis (18/8/2016) malam. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM, KUPANG - Satu bulan menjelang keberangkatan menuju PON XIX tahun 2016, atlet kempo NTT terus melakukan persiapan 'super intensif' melalui penajaman latihan terhadap 24 atletnya. PON XIX 2016 akan berlangsung 15-29 September 2016, di Jawa Barat.

Pantauan Pos Kupang, para atlet kempo NTT baik nomor embu dan randori yang mengikuti program pelatda PON terus melaksanakan latihan pematangan juara diawasi langsung Ketua Harian Pengprov Perkemi NTT, Barnabas nDjurumana, SH, Kamis (18//2016) malam.

"Sekarang sudah masuk latihan pematangan juara berupa simulasi latihan seperti dalam situasi dan kondisi yang sedang berlangsung dalam arena pertandingan di PON. Senin, Rabu dan Sabtu latihan pematangan juara. Sedangkan elasa, Kamis dan Jumat penyisiran semua kekurangan baik nomor embu dan randori untuk dilakukan perbaikan. Ini simulasi pertandingan seperti yang sedang berlangsung di PON," jelas mantan Sekda Kabupaten Kupang ini.

Menurut Barnabas, hasil try out lalu menjadi potret agar atlet kempo NTT terus memperbaiki diri melalui proses latihan.

"Secara taktis, strategis, tehnik, disiplin dan mental sudah dilakukan pematangan dalam latihan sejak November tahun 2015 menggunakan metode latihan terstruktur. Kita atur agar mental atlet tetap tenang saat pertandingan," ujarnya.

Menurutnya, kempo NTT sudah meraih juara umum di Pra PON 2015 sehingga pada laga PON XIX 2016 atlet kempo NTT tidak boleh kehilangan momen.

"Harus bisa mempertahankan momen di Pra PON tahun lalu. Atlet juga ditempa mentalnya untuk bisa menjaga kepercayaan 5,6 juta rakyat NTT saat berlaga di PON XIX," tambahnya.

Menurutnya, jika dulu para senior bisa berpretasi dengan kondisi seadanya, tidur di wisma dengan tempat tidur kayu penuh kutu busuk, maka atlet kempo saat ini harus bisa berprestasi lebih baik karena sudah jauh lebih baik dalam segala aspek. "Tidur di hotel bintang dengan fasilitas latihan yang juga jauh lebih baik," ujarnya.

Menurutnya, pola latihan untuk nomor embu dan randori ditangani tim pelatih. "Nomor embu ada George Hadjoh, Yesni Luik, Yos, dan nomor embu ada Melki Blegur, Tomy Funay, Jack, dan Johanis Bala," ujarnya. (fen)

Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved