Dengan Memasak Kita Tahu Karakter Seseorang

Bagi rata-rata orang dapur adalah sesuatu yang baru. Di sanalah orang sulit berpura-pura.

Dengan Memasak Kita Tahu Karakter Seseorang
kompas.com
Dengan Memasak kita dapat mengetahui watak atau karakter seseorang 

POS KUPANG.COM, JAKARTA - Rasanya ganjil membayangkan dari suatu ruangan dapur, dapat terungkap sifat dan karakter seseorang. Tetapi itulah adanya, di dapur sifat nyata seseorang dapat terungkap dan dari dapur pula dapat membangun kerja sama tim yang dibawa ke tempat kerja.

"Bagi rata-rata orang dapur adalah sesuatu yang baru. Di sanalah orang sulit berpura-pura. Terlihat ketika ada yang lebih inisiatif atau fokus dengan satu pekerjaan tanpa peduli orang lain, di akhir sesi memasak semua itu akan dibahas oleh fasilitator," kata Rianto Hidajat, Founder dari Almond Zucchini.

Rianto membangun Almond Zucchini, sebuah studio dapur istimewa di Jalan Prapanca Nomor 6, Jakarta Selatan tahun 2014. "Waktu itu saya mengobrol dengan teman, dia cerita kalau di luar negeri tim building dilakukan dengan metode memasak. Di Indonesia ini masih jarang ada," kata Rianto saat ditemui di Almond Zucchini, Jakarta, Rabu (17/8/2016).

Awalnya, menurut Rianto, tak mudah untuk memperkenalkan konsep tim building di dapur pada masyarakat Indonesia. Tetapi lewat penjelasan dan praktik langsung, berangsur-angsur banyak perusahaan yang menyukai tim building lewat proses memasak.

"Ini adalah alternatif dari tim building umumnya. Di sini peserta tak harus pergi ke luar kota, meninggalkan keluarga selama berhari-hari, dan melakukan kegiatan yang menguras fisik," jelas Rianto.

Kompas.com/Silvita Agmasari Peserta memasak acara Dapur Solo di Almond Zucchini.
Tim building korporasi di Almond Zucchini memang terbilang unik. Dilakukan oleh minimal 12 orang dan maksimal 36 orang. Peserta kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok. Satu kelompok akan dibantu satu fasilitator. Tugas fasilitator ini juga berperan ganda menjadi seorang pengamat.

Barulah di akhir acara, peserta akan diberitahu proses memasak yang telah mereka lalui sekaligus penialaian tim terbaik. Selain itu acara berjalan seru ketika dipandu oleh satu fasilitator lainnya yang menjadi pembawa acara.

"Sejauh ini yang ikut serta beragam dari usia 40-60 tahun. Ada juga perusahaan yang mengirim seluruh karyawannya dari berbagai level, hanya beda batch (sesi memasak) saja," kata Rianto.

Tak hanya menyediakan tim building untuk perusahaan, Zucchini Almond juga membuka kelas memasak privat dengan minimal peserta enam orang dan maksimal 20 orang. Peserta boleh menentukan sendiri jenis masakan yang mereka inginkan, entah itu masakan Indonesia, Barat, atau Asia.

Harga paket untuk tim building perusahaan adalah Rp 750.000 per pax, sedangkan untuk kelas memasak dikenakan biaya Rp 500.000 per pax. Umumnya tiap sesi memasak diakhiri dengan makan bersama dengan total waktu 4 jam.

Dari pantauan KompasTravel, sesi memasak di Almond Zucchini ini berlansung seru. Sebab peserta tak perlu repot menyediakan bahan dan alat, selain itu tata dekorasi dapur yang lega lengkap dengan pertan dapur kualitas baik, dan sesi makan bersama membuat suasana memasak menjadi kian akrab dan memperat peserta masak. (kompastravel)

KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARI Peserta memasak acara Dapur Solo di Almond Zucchini.

Editor: Paul Burin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved