Ini Hasil Survei Mengapa Anak Millienial Jarang Berhubungan Seks

Sebuah survei terbaru mengungkap, para generasi millenial ternyata lebih jarang berhubungan seksual dibanding generasi sebelumnya.

Ini Hasil Survei Mengapa Anak Millienial Jarang Berhubungan Seks
Shutterstock
Shutterstock Ilustrasi 

POS KUPANG.COM- Sebuah survei terbaru mengungkap, para generasi millenial ternyata lebih jarang berhubungan seksual dibanding generasi sebelumnya.

Sebenarnya apa yang membuat generasi yang lahir pada tahun 1980-an sampai 2000 ini kurang aktif bercinta dengan pasangannya? Mereka juga diketahui memiliki pasangan seksual lebih sedikit.

Dalam artikel di Washington Post, beberapa pakar mengatakan mungkin anak muda di era saat ini terlalu sibuk bekerja dan belajar sehingga tak sempat berhubungan seks.

Tetapi pendapat itu dibantah. Menurut Jean M Twenge Ph.D, penulis buku Generation Me, pelajar SMA di tahun 2010 menghabiskan waktu lebih sedikit untuk mengerjakan tugas sekolah dibanding generasi tahun 1990-an. Demikian juga pada mahasiswanya.

Twenge mengatakan bahwa pasangan muda saat ini terlalu sibuk dengan gadgetnya.

"Orang muda saat ini sibuk berkirim pesan di aplikasi chatting, menonton video di YouTube, memakai Snapchat, dan sebagainya sehingga mereka tak tertarik berhubungan seks," katanya seperti dikutip dari Psychology Today.

Ia menjelaskan, komunikasi online saat ini menjadi cara berkomunikasi para generasi millenial dan telah menggeser pentingnya bertemu tatap muka. Karena itu kesempatan untuk bertemu pasangan juga makin sedikit.

"Mungkin juga seks tak dianggap lagi sebagai kegiatan yang menarik untuk menghibur diri. Banyak yang lebih suka menonton film serial di televisi," katanya.

Pornografi yang makin gampang diakses juga menurutnya membuat para orang muda merasa sudah cukup. Sebagian orang juga mungkin merasa kecewa dengan kehidupan seksnya karena terlalu sering menonton film biru.

Di negara maju, generasi millenial juga dianggap tumbuh lebih lambat. Mereka memang berhubungan seks pertama kali di usia muda, tetapi memilih menunda menikah dan memiliki anak.

Para generasi millenial juga masih banyak yang tinggal dengan orangtuanya, sehingga cukup sulit mencari waktu untuk bercinta.

"Generasi saat ini lebih fokus pada dirinya sendiri dan kurang tertarik mengikuti aturan sosial. Dalam sistem seperti itu, kebebasan individu lebih diutamakan, termasuk kebebasan untuk tidak berhubungan seks,' katanya.

Pengetahuan yang lebih baik tentang kesehatan reproduksi juga dianggap membuat generasi millenial memilih berhati-hati terhadap pasangan seksualnya.

Editor: Ferry Jahang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved