Selly Mardelis Padama Promosi Lewat Medsos

Bersaing menjadi putri pariwisata Alor tahun 2016 bukan segampang membalik telapak tangan. Melalui perjuangan Selly Mardelis Padama, S.Pd akhirnua bi

Selly Mardelis Padama Promosi Lewat Medsos
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Selly Mardelis Padama 

POS KUPANG.COM -- Bersaing menjadi putri pariwisata Alor tahun 2016 bukan segampang membalik telapak tangan. Melalui perjuangan Selly Mardelis Padama, S.Pd akhirnua bisa menggapainya.

Pengetahuan yang luas tentang pariwisata Kabupaten Alor merupakan salah satu indikator yang membawa lulusan Jurusan Bahasa dan Sastra, Program Studi Bahasa Inggris Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang tahun 2011 meraih gelar sebagai Putri Pariwisata Alor 2016.

"Dari sekian banyak nominator, saya tidak menyangka terpilih menjadi Putri Pariwisata Alor. Saya bersyukur atas penganugerahan tersebut. Tentu banyak beban yang sudah diletakkan di pundak saya. Salah satunya, memperkenalkan Alor secara nasional dan internasional," kata Selly.

Selly mendampingi Bupati Alor, Drs.Amon Djobo, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Alor, Florence Gorang Mau, S.H, saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan pelaksanaan Expo Alor X di Rumah Jabatan Bupati Alor, Rabu (10/8/2016) malam.

Bungsu dari dua bersaudara pasangan Daud Padama dan Kusnawati, S.Pd ini mengatakan Alor memiliki banyak potensi pariwisata, namun harus gencar promosi. Saat itu, Selly mengenakan baju putih dipadukan rok tenun ikat motif Alor. Di kepalanya ada mahkota yang diberikan saat terpilih sebagai putri pariwisata Alor 2016.

"Kita tidak bisa menyangkal bahwa Alor banyak potensi dan destinasi wisata. Bahkan sudah tidak asing lagi, seperti keindahan alam bawah laut. Tapi kita jangan puas dengan potensi itu. Harus selalu dipromosikan," tutur guru Bahasa Inggris pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Kalabahi ini.

Perempuan yang lahir di Kalimantan Barat pada 10 Januari 1990, mengatakan dalam setiap kesempatan dia fokus mempromosi Alor. "Ke mana-mana, saya tidak bosan promosi pariwisata Alor," ujarnya.

Media sosial termasuk sarana yang dipilih Selly. "Saya promosi melalui media sosial (medsos) mengenai potensi tenun ikat dan pangan lokal Alor. Terbukti banyak yang tertarik langsung mencari untuk membeli bahkan datang ke Alor. Ini bukan saja dari dalam negeri, tapi juga luar negeri," kata Selly.

"Kita kerja sama dengan semua kelompok usaha tenun ikat dan pangan lokal. Kalau ada yang pesan, saya sampaikan dan proses untuk pengiriman. Ini fokus saya untuk promosi tenun ikat dan makanan lokal Alor melalui medsos," tambah Selly. (yel)

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved