"Kami Punya waktu 7 Jam Saja"
Guru-guru di sekolah itu hanya punya waktu tujuh jam untuk mendampingi dan mendidik anak. waktu lebih banyak itu ada para orang tua. Jadi kalau orang
Penulis: Frans Krowin | Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Pos Kupang, Frans Krowin
POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- "Guru-guru di sekolah itu hanya punya waktu tujuh jam untuk mendampingi dan mendidik anak. waktu lebih banyak itu ada para orang tua. Jadi kalau orang tua hanya melepas anak ke sekolah lalu tidak mengikuti perkembangannya, maka anak itu akan tumbuh tidak maksimal dalam bidang pendidikan."
Demikian Frater Nisensius Mety, S.Pd, CMM dalam pertemuan dengan orang tua wali di SMA Frater Don Bosco Lewoleba, Sabtu (6/8/2016). Dia mengatakan, orang tua punya peran lebih besar dalam menyukseskan anak-anak. Ini harus disadari baik-baik.
Menurut dia, para siswa diwajibkan tiba di sekolah pukul 06.30 dan meninggalkan sekolah itu pukul 13.00 Wita. Dalam rentang waktu tersebut, anak-anak senantiasa dalam pengawasan guru-guru. Selebihnya merupakan peran orang tua.
"Kalau di sekolah anak-anak diawasi tapi diluar sekolah waktunya demikian longgar karena kurang diawasi, maka ketimpangan ini bisa melahirkan banyak hal yang tidak diinginkan. Untuk itu, guru-guru dan orang tua harus bergandengan tangan mengawasi anak-anak demi masa depan mereka," ujar Frater Nisen. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/orangtua-siswa-lembata_20160807_201812.jpg)