Paul Minta Bupati Buka Akses ke Nihiwatu

Kabupaten Sumba Barat harus segera menyusun regulasi tata ruang memetakan wilayah publik dan privat. Dengan demikian meminimalisir pendangan masyaraka

Editor: Ferry Ndoen
PETRUS PITER
LANTIK KADIN -Ketua Kadin NTT, Ir. Abraham Paul Liyanto melantik dewan pengurus Kadin SBD periode 2016-2021 di Restoran Ro o Wula, Selasa (2/8/2016) malam. 

POS KUPANG.COM, TAMBOLAKA -Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi NTT, Ir. Abraham Paul Liyanto yang juga anggota DPD RI, meminta Bupati Sumba Barat membuka akses seluas-luasnya ke Nihiwatu. Pemda Sumba Barat harus segera menyusun tata ruang wilayah.

Permintaan Abraham paul Liyanto dikemukakan ketika melantik pengurus Kamar Dagang dan Industri (kadin) Sumba Barat Daya (SBD) di Restoran Ro'o Wula, Tambolaka, Selasa (2/8/2016).

Menurut Paul Kabupaten Sumba Barat harus segera menyusun regulasi tata ruang memetakan wilayah publik dan privat. Dengan demikian meminimalisir pendangan masyarakat tentang sulitnya akses menuju Hotel Nihiwatu yang kini menjadi hotel terbaik di dunia

Didampingi Ketua Kadin Kabupaten SBD, Ratu Wulla, S.T dan Bupati SBD, Markus Dairo Tallu, S.H, Paul menjelaskan, sehari sebelumnya dia telah mengunjungi Hotel Nihiwatu dan bertemu pengelola hotel terbaik di dunia itu.

Dalam perbincangannya mendapatkan penjelasan cukup baik, termasuk mempekerjakan sebagian besar tenaga kerja adalah warga lokal, membangun kegiatan sosial melalui Yayasan Sumba Foundation , masukan bagi daerah dan berbagai manfat lainnya.

Dalam kesempatan itu, Paul Liyanto juga menepis isu sulitnya akses ke Hotel Nihiwatu. Menurutnya, setiap hotel pasti ada ruang publik dan ruang privat. Hanya saja secara teknis perlu dikomunikasikan dengan baik agar para pihak memahaminya.

Kehadirannya ke Hotel Nihiwatu guna mendapatkan penjelasan karena saat ini DPD sedang menggodok undang-undang, salah satu poinnya adalah ketersediaan ruang publik dan ruang privat bagi masyarakat.

Di hadapan pengurus Kadin SBD, Paul Liyanto menitip pesan agar Kadin berperan membangun sektor wisata di SBD, karena Sumba telah memiliki ikon Nihiwatu sebagai hotel terbaik dunia. "Berbuatlah sesuatu agar wisatawan tidak hanya ke Sumba Barat tapi menikmati obyek wisata SBD sebelum akhirnya mengunjungi Nihiwatu," pesan Paul Liyanto.

Bupati SBD, Markus Dairo Tallu, S.H, mengatakan, untuk menghindari polemik dengan warga terkait pembangunan hotel, restoran dan usaha lainnya, pemerintah terlebih dahulu mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar. Syukur kerja keras pemerintah tersebut cukup efektif, dimana masyarakat menerima pembangunan usaha itu.

Ketua Kadin SBD, Ratu Wula, S.T, mengatakan, siap membangun komunikasi dengan pemerintah, para pengusaha dan berbagai pihak lainnya demi memberi dukungan pembangunan di SBD. (pet)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved