Berita Timor Rote Sabu

Kasus Organ Hilang TKW asal TTS: Kapolda NTT Perintah Otopsi

Langkah itu ditempuh untuk mengungkap kebenaran dugaan hilangnya organ tubuh TKW Yufrinda Selan

Kasus Organ Hilang TKW asal TTS: Kapolda NTT Perintah Otopsi
Pos Kupang/Hermina Pello
Kapolda NTT, Brigjen Pol Drs E Widyo Sunaryo 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Muhlis Al Alawi

POSKUPANG.COM, KUPANG - Tak mau terus menjadi polemik di media, Kapolda NTT, Brigjen Polisi Drs E Widyo Sunaryo memerintahkan tim penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT mengotopsi jenazah tenaga kerja wanita asal TTS, Yufrinda Selan yang tewas gantung diri di Malaysia.

Langkah itu ditempuh untuk mengungkap kebenaran dugaan hilangnya organ tubuh TKW Yufrinda Selan.

Kapolda Sunaryo mengatakan hal itu saat menerima kunjungan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Benny K Harman di ruang kerjanya.

Jenderal polisi bintang satu menilai otopsi menjadi salah satu cara memastikan benar tidaknya tudingan hilangnya organ dalam tubuh Yufrinda.

Kapolda Sunaryo menegaskan sejatinya polisi merencanakan mengotopsi jenazah Yufrinda sesaat tiba di NTT.

Namun lantaran keluarga menolak otopsi, niat itu diurungkan.
Ia mengatakan, kali ini polisi tetap akan mengotopsi jenazah Yufrinda kendati keluarga korban menolak.

Pasalnya, kepentingan otopsi menjadi satu-satunya cara untuk memastikan organ tubuh Yufrinda hilang atau masih utuh.

Dengan demikian polemik persoalan hilang tidaknya organ tubuh Yufrinda akan terjawab lewat otopsi.

Penulis: alwy
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved