Tamrin: Indonesia Supermarket Bencana

Plan Internasional Indonesia Program Area Flores, meluncurkan Program Ketangguhan Pulau, di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay, Selasa (2/8/2016).

Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG/ADIANA AHMAD
PELUNCURAN PROGRAM - Bupati Nagekeo, Elias Djo (kelima dari kiri) dan Project Manager Program Ketangguhan Pulau, Plan Internasional Indonesia Nagekeo, Muhammad Thamrin (keempat dari kiri) saat Peluncuran Program Ketangguhan Pulau di Hotel Sinar Kasih Mbay, Selasa (2/8/2016). 

POS KUPANG.COM, MBAY - Plan Internasional Indonesia Program Area Flores, meluncurkan Program Ketangguhan Pulau, di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay, Selasa (2/8/2016). Program yang merupakan kerja sama Plan Internasional Indonesia dengan Kementerian Luar Negeri Jerman ini berpusat di dua kecamatan, yakni Kecamatan Aesesa dan Kecamatan Keo Tengah dan 10 sekolah di wilayah pesisir.

Project Manager Plan Internasional Area Flores, Muhammad Tamrin, dalam sambutannya, mengatakan, Indonesia merupakan supermarketnya bencana karena itu perlu dipersiapkan beberapa langkah antisipasi untuk mengurangi risiko bencana. Persiapan dilakukan di masyarakat maupun di sekolah.

Thamrin mengatakan, Nagekeo merupakan salah satu daerah rawan bencana baik bencana tanah longsor, kekeringan, puting beliung maupun abrasi.

Thamrin mengatakan, bencana memang tidak bisa ditolak tetapi bisa diantisipasi dengan berbagai langkah untuk menghadapinya. "Di Nagekeo hujan rata-rata hanya 69 hari. Apa yang perlu kita lakukan dengan musim hujan yang sangat singkat ini. Itu yang perlu kita rumuskan bersama," kata Thamrin.

Bupati Nagekeo, Elias Djo dalam sambutannya, mengatakan, berbagai bencana yang melanda wilayah Nagekeo belakangan ini tidak saja datang dari alam tetapi karena perilaku manusia.

Pengurangan risiko bencana, kata Elias, merupakan salah satu sistem pendekatan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengurangi risiko yang diakibatkan bencana.

Dikatakan Elias, berbagai upaya dilakukan pemerintah maupun masyarakat untuk mengurangi risiko bencana. Mulai dari pemetaan potensi bencana sampai bagaimana menanggulanginya. (dea)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved