Berita Flores Lembata Alor
Kasus TKI Itu Bukan Main-main
Ia mengatakan, kasus itu terjadi, karena para TKI terutama asal NTT, minim keterampilan
Penulis: Frans Krowin | Editor: Marsel Ali
Laporan wartawan Pos Kupang, Frans Krowin
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA --- Adalah Abubakar, warga Desa Kolontobo, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, yang menyoroti kasus TKI yang terus bermasalah dari tahun ke tahun.
Ia mengatakan, kasus itu terjadi, karena para TKI terutama asal NTT, minim keterampilan.
Para TKI juga minim pengetahuan dan kemampuan berbahasa inggris. Belum lagi saat meninggalkan kampung halamannya, para TKI itu tidak mengantongi surat-surat resmi karena memanfaatkan jasa para calo.
Artinya, mereka benar-benar ingin merantau hanya bermodalkan nekad. Padahal di tanah rantau, yang dibutuhkan adalah pekerja yang terampil, profesional dan punya kemampuan lain.
"Ini jadi masalah sebagaimana yang terlihat selama ini. Untuk itu saya minta pemerintah pusat untuk mencarikan jalan keluar untuk itu. Salah satunya, adalah menciptakan lapangan kerja seluas-seluasnya di dalam negeri, sehingga para calon TKI bisa dicegah ketika hendak berangkat keluar negeri.
Pendapat itu disampaikan Abubakar, dalam dialog dengan anggota DPR RI, Johnny Plate, di Aula Kantor Desa Kolontobo, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Rabu (3/8/2016) malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/jhony-plate_20160804_175708.jpg)