Breaking News

Hillary Clinton Pantang Terima Busana Gratis dari Perancang

Memilih seorang pemimpin redaksi dari sebuah majalah mode ternama di dunia, Anna Wintour, tak semerta-merta Hillary Clinton mendapatkan sejumlah kolek

Editor: Alfred Dama
CNBC
Hillary Clinton mengenakan jaket Armani seharaga Rp 173 juta 

POS KUPANG.COM -- Memilih seorang pemimpin redaksi dari sebuah majalah mode ternama di dunia, Anna Wintour, tak semerta-merta Hillary Clinton mendapatkan sejumlah koleksi busana ternama dari perancang secara cuma-cuma.

Sebaliknya, Clinton selalu membayar semua busana perancang yang dia kenakan.

Hal ini sangat berbeda dengan figur publik lainnya yang menerima koleksi busana secara gratis.

Namun, kebiasaan membayar busana-busana mewah itu, membuat khawatir tim sukes Clinton.

Sebab, bisa jadi tim lawan menjadikan hobi Clinton ini sebagai umpan untuk mengagalkan langkahnya menuju kursi kepresidenan AS.

Tak bisa dimungkiri bahwa seluruh busana yang merupakan karya perancang, ditawarkan dengan harga yang luar biasa mahal.

“Dia (Hillary Clinton) sebaiknya jangan terlalu terang-terangan menghabiskan uang untuk busana. Saya selama ini belum pernah melihat politikus pria mengenakan jas rilisan Hugo Boss atau Armani, kecuali Donald Trump,” ujar Corey Roche, Penata Busana untuk sejumlah politikus di Washington D.C.

Kebiasaan menghamburkan uang untuk koleksi busana, kata Roche, bukan pencitraan positif untuk politikus.

“Publik akan ‘memakan’ Anda hidup-hidup,” imbuhnya.

Beberapa waktu lalu pada bulan Juni 2016, publik sempat memprotes Clinton karena mengenakan jaket rancangan Armani seharga 12.495 dollar AS atau setara dengan Rp 173 juta.

Clinton mengenakan jaket tersebut dan berpidato mengenai perbedaan penghasilan antar pria wanita. Alhasil, netizen pun menyerang Clinton karena mengenakan jaket mewah dan membicarakan masalah finansial AS.

Namun, Clinton membela diri dengan memberikan penjelasan bahwa jaket Armani tersebut telah dia kenakan berkali-kali ke sejumlah acara kampanye yang tidak terpublikasi media. (Kontributor Female, Rakhma/Kompas.com/People)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved